Kunjungan STIH Graha Kirana ke GANN Kota Medan Bahas Solusi Stigma Negatif, Pelecehan Seksual dan Penyalahgunaan Narkoba

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kota Medan menerima kunjungan silaturahmi dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Graha Kirana dalam rangka membahas solusi terhadap stigma negatif di lingkungan kampus, seperti kasus pelecehan seksual, perundungan (bullying), hingga penyalahgunaan narkoba. Pertemuan tersebut berlangsung hangat di Kantor GANN Kota Medan, Selasa (19/5/2026) lalu.

Ketua DPC GANN Kota Medan, Syoekri Latief Pinem, didampingi sejumlah pengurus di antaranya Ray Pitty Siregar selaku Sekretaris, Fery Situmeang sebagai Bendahara, serta Wakil Ketua Depin Tanto Ginting, menyambut langsung kedatangan rombongan dari STIH Graha Kirana. Delegasi kampus dipimpin oleh pihak Program Studi Hukum, Sulthan Agung, yang hadir bersama dua mahasiswa untuk membahas peluang kerja sama edukatif antara dunia pendidikan dan lembaga anti narkotika.

Baca Juga :  Sosok Hisar Rumapea di Balik Penegakan Hukum Ketenagakerjaan Sumut, Humanis Menjaga Hak Pekerja dan Kepastian Usaha

Dalam pertemuan tersebut, Sulthan Agung menyampaikan perkembangan yang terjadi di lingkungan kampus dan menyambut baik rencana kolaborasi dengan GANN Kota Medan. Bentuk kerja sama yang dibahas meliputi kuliah umum, seminar edukasi, penyuluhan hukum, sosialisasi bahaya narkoba, pencegahan pelecehan seksual, serta edukasi anti-perundungan di lingkungan mahasiswa. Langkah ini dinilai penting untuk membangun atmosfer akademik yang aman, sehat, dan produktif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPC GANN Kota Medan, Syoekri Latief Pinem, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh program edukasi tersebut tanpa memprioritaskan keuntungan finansial. Menurutnya, upaya penyelamatan generasi muda, khususnya mahasiswa, harus menjadi tanggung jawab bersama. Sementara itu, Bendahara GANN Kota Medan, Fery Situmeang, menambahkan bahwa pelaksanaan tes urine berkala bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa senior, termasuk staf dan dosen, menjadi salah satu langkah strategis untuk menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari narkoba.

Baca Juga :  Audiensi Forwaka Sumut dengan Kajati Batal, Kasi Penkum Kejati Sumut Disorot Soal Respons ke Wartawan

“Dengan adanya keberanian kampus melakukan tes urine secara terbuka, STIH Graha Kirana dapat menjadi kampus yang diperhitungkan dan menyandang predikat Kampus BERSINAR (Bersih dari Narkoba),” tegas Fery Situmeang. Program tersebut diharapkan mampu menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain di Kota Medan dalam menciptakan sistem pendidikan yang sehat dan bebas dari ancaman narkotika.

Baca Juga :  Kepala SMPN 30 Medan Apresiasi DPC GANN Kota Medan, Ratusan Siswa Antusias Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba

Di sisi lain, Wakil Ketua Depin Tanto Ginting mengapresiasi komitmen STIH Graha Kirana yang berencana menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan sebanyak dua hingga tiga kali dalam setahun dengan melibatkan GANN Kota Medan. Hasil pembahasan tersebut nantinya akan dituangkan secara resmi melalui Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk keseriusan kedua belah pihak. Pertemuan penuh semangat itu kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan yel-yel penuh antusias: “TOLAK NARKOBA… HHUUHHHAAAAA!”

Penulis : LBS86/ RG

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 0 kali dibaca
Artikel ini membahas kolaborasi strategis antara STIH Graha Kirana dan DPC GANN Kota Medan dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba, pelecehan seksual, dan tindakan perundungan. Program edukasi seperti seminar, kuliah umum, penyuluhan hukum, hingga tes urine mahasiswa diharapkan menjadi langkah konkret menuju kampus BERSINAR (Bersih dari Narkoba) di Kota Medan.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru