CFD Didorong Jadi Destinasi Wisata UMKM, Rico Waas Fokus Penataan Zonasi

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Penataan para pelaku UMKM yang berjualan di kawasan Car Free Day (CFD) akan semakin tertata rapi dan profesional. Hal ini terungkap saat Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Paguyuban UMKM CFD Medan (UCM), di Balai Kota, Rabu (14/1/2026).

Dalam pertemuan itu, Rico Waas mengapresiasi semangat kolektif dari para pelaku UMKM. Menurutnya, paguyuban yang lahir dari inisiatif akar rumput seperti UCM memiliki solidaritas yang jauh lebih kuat.

“Paguyuban seperti ini biasanya lebih kuat dan naluriah. Kerjanya jelas, tugas pokoknya juga pasti sudah terbentuk,”kata Rico Waas.

Bukan sekadar mengizinkan berjualan, Rico Waas menginginkan CFD Medan menjadi destinasi wisata belanja dan kuliner yang nyaman. Berdasarkan data yang ada, terdapat 648 UMKM yang terdaftar, dimana sekitar 500 diantaranya aktif setiap pekan berjualan.

Untuk itulah, Rico Waas ingin agar dilakukan klafisikasi berdasarkan jenis usaha, seperti makanan asin, manis, menu sarapan hingga minuman, sehingga dapat terbentuk zonasi yang tertata.

Baca Juga :  Rico Waas Luncurkan “Medan Rabu Walk-In Interview”, Bursa Kerja Rutin Pertama di Indonesia

“Kalau zonasinya rapi, pengunjung lebih mudah mencari apa yang mereka butuhkan dan suasana jadi lebih tertib”ujar Rico Waas.

Selain zonasi, Rico Waas juga menekankan pentingnya edukasi terkait labelisasi dan branding produk UMKM agar memiliki daya saing yang lebih kuat.

“Tampilan pengemasan hingga identitas produk perlu ditingkatkan agar dapat naik kelas,”bilang Rico Waas.

Pada kesempatan itu, Rico Waas juga memberikan instruksi kepada Satpol PP agar melakukan pengawasan sehingga tidak ada lagi aktivitas berjualan di seputaran Lapangan Merdeka Medan. Penataan dilakukan demi menjaga fungsi ruang publik dan ketertiban kota.

Baca Juga :  Wali Kota Medan Dukung Muswil RAPI, Hadirkan Inovasi Ditengah Perkembangan Teknologi

Sementara itu, Ketua Paguyuban UCM, Nico Andreas menyambut baik arahan tersebut. Dirinya menyebutkan bahwa selama setahun terakhir, para pedagang telah kooperatif berpindah ke lokasi alternatif seperti kawasan Perniagaan, Gwang Ju dan Kumango.

​”Sekitar 50 persen anggota kami menggantungkan hidup sepenuhnya dari CFD. Kami sangat berharap dukungan penuh dari Pemko Medan agar UMKM di Medan bisa benar-benar naik kelas,” pungkas Nico.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru