Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina Buka Konsultasi Publik Penyusunan RDTR Kita Tanjungbalai 2026-2046

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGBALAI, LIBAS86.COM – Wakil Wali Kota Tanjungbalai , Muhammad Fadly Abdina secara resmi membuka kegiatan konsultasi publik dalam rangka penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan perkotaan Kota Tanjungbalai tahun 2026-2046. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula PUTR, Kamis (11/12/25).

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota, Muhammad Fadly Abdina menyampaikan bahwa penyusunan RDTR harus memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Kota Tanjungbalai di masa mendatang. Ia menekankan pentingnya menghadirkan konsep Smart Living dalam perencanaan tata ruang.

Baca Juga :  Pj Sekda Madina Resmi Buka Tournament Futsal PMII MADINA CUP II Dalam Rangka Memeriahkan HUT PMII ke-66

“Konsep Smart Living harus benar-benar diterapkan. Artinya, seluruh kawasan perkotaan harus terintegrasi, tertata dengan baik, dan memiliki pemerataan pembangunan,” ujar Fadly.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain mendorong tata ruang yang modern dan berkelanjutan, Wakil Wali Kota juga mengingatkan agar tim penyusun RDTR memperhatikan secara serius keberadaan kawasan strategis lainnya beserta daerah penyangganya. Ia mengingatkan bahwa salah dalam perencanaan akan berakibat kerusakan alam yang akibatnya dapat memicu bencana alam.

Baca Juga :  Kapolres Madina Bagikan 200 Takjil, Tekankan Tertib Lalin dan Cegah Kriminalitas di Ramadan 1447 H

Sebagai bentuk komitmen, Muhammad Fadly menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tanjungbalai menyadari bahwa dinamika pembangunan dan kebutuhan ruang di Kota Tanjungbalai berkembang dengan cepat. Karena itu, sinergitas dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder menjadi sangat strategis dalam membantu Pemko Tanjungbalai memperkuat aspek pengendalian pemanfaatan ruang di Kota Tanjungbalai,” terangnya

Baca Juga :  Kakanim TBA: Januari 2027 Kantor Imigrasi Pindah ke Kisaran, Pelayanan M-Paspor Tetap Berjalan

Melalui konsultasi publik ini, Pemko Tanjungbalai berharap tersusunnya RDTR yang komprehensif, ramah lingkungan, dan mampu menjadi pedoman kuat dalam pembangunan perkotaan yang berkelanjutan, pungkas Wakil Wali Kota.

Penulis : LBS86/ IS

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Satlantas Polres Asahan Intensifkan Blue Light Patrol di Jalinsum, Arus Lalin Malam Hari Dipastikan Aman dan Lancar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak

Berita Terbaru