Polres Mandailing Natal Tangkap Dua Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur, Satu Pelaku Masih Buron

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM – Kepolisian Resor Mandailing Natal (Polres Madina), Polda Sumatera Utara, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kecamatan Panyabungan Utara. Dua pelaku telah diamankan, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Kegiatan press release kasus ini digelar di Aula Polres Mandailing Natal, dipimpin langsung oleh Kapolres Mandailing Natal AKBP Arie Sofandi Paloh. Ia didampingi oleh Wakapolres Kompol Aris Fianto, S.Sos., Plt. Kaurbin Opsnal Ipda Gosyen Napitupulu, S.H., KBO Satreskrim Ipda Azwar, serta Plh. Kasi Humas Ipda Fahrul Sya’ban Simanjuntak, Senin (3/11/2025).

Kasus ini berawal dari laporan seorang warga bernama Muliadi, sebagaimana tertuang dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/410/XI/2025/SPKT/POLRES MANDAILING NATAL/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 1 November 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban diketahui berinisial NCK alias Bunga (16 tahun), warga Panyabungan. Sedangkan pelaku masing-masing berinisial AS (18 tahun), AA (32 tahun) yang lolos menjadi PKKK Paru waktu, dan N (30 tahun), ketiganya warga Desa Mondan, Kecamatan Huta Bargot, Kabupaten Mandailing Natal.

Baca Juga :  Kalapas IIB Padangsidimpuan Disorot Usai Temuan Ganja 6,8 Kg di Lapas, Kakanwil Ditjenpas Sumut Dukung Proses Hukum

Dua pelaku, yakni AS dan AA, telah diamankan sejak 1 November 2025. Sementara N masih dalam pencarian dan ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa AS berkenalan dengan korban melalui media sosial Facebook pada Agustus 2025. Hubungan keduanya berlanjut lewat pesan WhatsApp hingga menjalin hubungan asmara.

Pada Kamis malam, 30 Oktober 2025 sekira pukul 23.00 WIB, korban dijemput oleh tersangka N di bawah rencana AS. Korban kemudian dibawa ke sebuah pondok di kebun karet yang berada di Desa Jambur Padang Matinggi, Kecamatan Panyabungan Utara.

Di lokasi tersebut, korban diduga menjadi korban tindak asusila yang dilakukan secara bergiliran oleh para pelaku. Setelah kejadian, korban dibawa pulang oleh salah satu pelaku.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Atribut Sekolah Rp16 Miliar di Medan Dihentikan, Kejari: Tidak Ditemukan Kerugian Negara

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Madina kemudian menerima informasi bahwa seorang pelaku telah diamankan warga di Desa Sidojadi. Tim PPA yang dipimpin oleh Kanit PPA dan dibantu Plt. Kaur Bin Opsnal Ipda Gosyen Napitupulu, S.H. segera turun ke lokasi dan mengamankan tersangka AS.

Dari hasil interogasi, diketahui bahwa pelaku berjumlah tiga orang. Petugas kemudian berhasil menangkap AA, sementara tersangka N melarikan diri dan masih diburu petugas.

Polisi mengamankan beberapa barang bukti terkait kasus ini, 1 unit handphone Oppo A3X warna merah, 1 unit handphone Samsung A03 warna hitam, 1 unit handphone Oppo Reno 11 warna silver.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 81 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, juncto Pasal 76D UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Perlindungan Anak.

Baca Juga :  Kerugian Negara Dari Dugaan Korupsi Penjualan Aset PTPN I Regional 1 Senilai Rp 113 Milyar Lebih Kembali di Terima Pengembalian oleh Kejatisu.

Mereka terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Mandailing Natal AKBP Arie Sofandi Paloh menegaskan komitmen jajarannya dalam menangani setiap bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kasus ini menjadi perhatian serius kami. Tidak ada toleransi terhadap pelaku kejahatan seksual, terlebih terhadap anak di bawah umur. Kami akan terus melakukan pengejaran terhadap satu tersangka lainnya yang masih buron,” tegas AKBP Arie Sofandi Paloh.

Kapolres juga mengimbau masyarakat dan orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak di media sosial untuk mencegah kejahatan serupa.

Polres Mandailing Natal melalui Unit PPA menyampaikan bahwa berkas perkara segera dikirimkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum selanjutnya.

Penulis : LBS86/ MB

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa
Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan, Tim 9 Kejagung yang Diisi Kajati Sumut Muhibuddin Usut Dugaan Korupsi dan TPPU
DPC GANN Medan Raih Penghargaan dari BNNP Sumut, Suntik Semangat Perkuat Program P4GN dan ANANDA
Tiga Mantan Pejabat Kejati Sumut Jadi Pimpinan Kejaksaan Agung, Asep Mulyana Wakil Jaksa Agung, Leo Simanjuntak Jampidum, Harli Siregar Kabadiklat
FORWAKA Sumut Desak Polisi Tuntaskan Laporan PWI Pusat terhadap Hotman Paris, Tegaskan Tak Boleh Ada Siapa Pun Kebal Hukum saat Diduga Merendahkan Martabat Pers
Dana Revitalisasi Sekolah Rp852 Miliar di Sumut Disorot, LSM Pucuk Bukit Nusantara : Dugaan Proyek Dikerjakan Pihak Ketiga Akan Dilaporkan ke APH
KPK Perkuat Tata Kelola Berintegritas di Asahan, Kawal Capaian Kabupaten Ber-Aksi dan Desa Antikorupsi 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:41 WIB

Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:11 WIB

Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:44 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan, Tim 9 Kejagung yang Diisi Kajati Sumut Muhibuddin Usut Dugaan Korupsi dan TPPU

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:23 WIB

DPC GANN Medan Raih Penghargaan dari BNNP Sumut, Suntik Semangat Perkuat Program P4GN dan ANANDA

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:26 WIB

Tiga Mantan Pejabat Kejati Sumut Jadi Pimpinan Kejaksaan Agung, Asep Mulyana Wakil Jaksa Agung, Leo Simanjuntak Jampidum, Harli Siregar Kabadiklat

Berita Terbaru