Di Balik Tugas Berat Pemasyarakatan, Pegawai Bapas Medan Menemukan Ruang Menguatkan Iman.

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Di tengah rutinitas kerja yang sarat tekanan dan tanggung jawab, Aula Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Medan pada Rabu (15/1/2026) berubah menjadi ruang hening penuh refleksi. Sejenak, para pegawai Kristen meninggalkan tumpukan berkas dan dinamika tugas pemasyarakatan untuk menenangkan batin melalui Ibadah Rutin Pegawai Kristen.

Ibadah ini diikuti langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Medan Kriston Napitupulu bersama jajaran pegawai dan peserta magang. Kehadiran pimpinan dalam kegiatan rohani tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan simbol bahwa penguatan iman dan karakter diposisikan sejajar dengan profesionalisme kerja di lingkungan Bapas.

Baca Juga :  Geruduk Kejatisu, ALAMP AKSI Desak Usut Dugaan Kredit Macet Bank Sumut Bernilai Miliaran Rupiah

Pendeta Vainder Pasaribu yang memimpin ibadah menyampaikan firman Tuhan dengan pesan yang membumi dan menyentuh realitas kerja aparatur negara. Integritas, kejujuran, dan kasih dalam pelayanan ditegaskan sebagai nilai yang harus hidup, bukan hanya di ruang ibadah, tetapi juga saat berhadapan dengan klien pemasyarakatan dan masyarakat luas.

Suasana ibadah berlangsung khidmat dan hangat. Doa, pujian, dan perenungan mengalir dalam kebersamaan yang jarang ditemukan di tengah ritme kerja birokrasi. Bagi sebagian pegawai, momen ini menjadi ruang untuk “berhenti sejenak”, menata ulang niat, serta menguatkan panggilan pelayanan di balik tugas yang kerap tidak terlihat publik.

Baca Juga :  Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut

Bapas Kelas I Medan memandang pembinaan rohani sebagai kebutuhan nyata, bukan sekadar agenda seremonial. Di balik sistem dan aturan pemasyarakatan, terdapat manusia yang membutuhkan keseimbangan batin agar tetap tegak menjalankan tugas. Dari ruang ibadah inilah, semangat melayani dengan hati dan tanggung jawab kembali diteguhkan.

Penulis : LBS86/ RG

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Eksekusi Akuang Belum Juga Dilaksanakan, LBH Medan Soroti Dugaan Pembiaran dan Keterlibatan Pihak Lain
SEMA 4 Tahun 2026 Batasi Upaya Hukum Putusan Bebas, Jupri Wandy: Jangan Korbankan Keadilan demi Kepastian
Kasus Kematian Luis Hutabarat Diadukan ke 5 Lembaga Negara, Tim ARMI Desak Negara Buka Dugaan Pembunuhan dan Penyiksaan
Dua Pria Diamankan Polisi, Sabu 1,03 Gram Disita di Lumban Dolok
Kasus Kematian Anak 4 Tahun di Madina Masih Didalami, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
BASCAM Desak Polda Sumut Ambil Alih Kasus Scammer Tanjungbalai, Soroti Pemeriksaan Pemilik Rumah
Polres Madina Ungkap 25 Perkara, Sita 48,5 Kg Ganja dan 6,33 Gram Sabu
PP GPA Desak Jaksa Agung Transparan Bongkar Asal-usul Emas 74 Kg dan Uang Rp476 Miliar dalam Kasus Febrie Adriansyah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 00:38 WIB

SEMA 4 Tahun 2026 Batasi Upaya Hukum Putusan Bebas, Jupri Wandy: Jangan Korbankan Keadilan demi Kepastian

Rabu, 2 September 2026 - 13:55 WIB

Kasus Kematian Luis Hutabarat Diadukan ke 5 Lembaga Negara, Tim ARMI Desak Negara Buka Dugaan Pembunuhan dan Penyiksaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Dua Pria Diamankan Polisi, Sabu 1,03 Gram Disita di Lumban Dolok

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Kasus Kematian Anak 4 Tahun di Madina Masih Didalami, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:32 WIB

BASCAM Desak Polda Sumut Ambil Alih Kasus Scammer Tanjungbalai, Soroti Pemeriksaan Pemilik Rumah

Berita Terbaru