Polres Madina Respons Cepat Dampak Banjir, Waka Polres: “Kami Maksimalkan Penanganan di Lapangan”.

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM  – Polres Mandailing Natal (Madina) bergerak cepat menanggapi banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah wilayah. Usai menghadiri rapat koordinasi penanganan bencana bersama Forkopimda di Pendopo Rumah Dinas Bupati Madina. Rabu (26/11/2025)

Saat dikonfirmasi wartawan usai menghadiri rapat penanganan banjir, Wakapolres Madina KOMPOL Aris Fianto, S.Sos., yang mewakili Kapolres Mandailing Natal AKBP Arie Sofandi Paloh, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa seluruh personel telah dimaksimalkan untuk membantu warga.

“Sejak awal kejadian, personel Polres Madina sudah kita kerahkan ke titik-titik banjir dan longsor. Kami membantu evakuasi warga, pengamanan jalur, serta memastikan distribusi bantuan berjalan aman dan tertib,” ujar KOMPOL Aris saat dikonfirmasi wartawan.

Ia menyebutkan bahwa Polres Madina terus memperkuat koordinasi dengan TNI, BPBD, Dishub, dan unsur terkait lainnya untuk mempercepat penanganan bencana.

“Cuaca masih ekstrem dan potensi bencana susulan masih ada. Karena itu kami menambah personel di titik rawan dan menyiagakan unit-unit pendukung untuk memastikan keselamatan warga,” jelasnya.

Kompol Aris juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti arahan pemerintah daerah.

“Kami meminta warga menjauhi bantaran sungai dan tebing yang rawan longsor. Jika membutuhkan bantuan darurat, segera lapor ke Polsek terdekat atau pos yang sudah kami siapkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Soal Pasien Tak Bisa Dijenguk, Kasat Narkoba dan Petugas Rehab Amelia Angkat Bicara

Sementara itu, Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari akibat banjir dan longsor yang terus terjadi di tengah cuaca ekstrem. Keputusan ini diumumkan usai rapat bersama Forkopimda dan para kepala OPD.

“Penetapan status tanggap darurat ini kami lakukan agar penanganan bisa lebih cepat, terutama setelah menerima laporan lengkap terkait banyaknya titik longsor yang memutus akses transportasi,” ujar Bupati Saipullah.

Ia menyampaikan bahwa Pemkab Madina bersama Forkopimda telah menyiapkan langkah strategis, termasuk pendirian posko dan dapur umum di kecamatan-kecamatan terdampak untuk membantu warga.

Baca Juga :  Polres Madina Akan Laksanakan Operasi Zebra Toba 2025 Mulai 17 November

“Kami sudah instruksikan seluruh jajaran agar bergerak cepat, termasuk koordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait situasi sekolah di wilayah terdampak,” tambahnya.

Polres Madina memastikan dukungan penuh terhadap kebijakan tanggap darurat tersebut dengan menjaga stabilitas keamanan, membantu evakuasi warga, membuka akses jalur yang terputus, dan mengawal proses pendistribusian bantuan.

Dengan penguatan personel dan penanganan yang dimaksimalkan di lapangan, Polres Madina berharap kondisi dapat segera pulih dan masyarakat tetap aman.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan, Tim 9 Kejagung yang Diisi Kajati Sumut Muhibuddin Usut Dugaan Korupsi dan TPPU
DPC GANN Medan Raih Penghargaan dari BNNP Sumut, Suntik Semangat Perkuat Program P4GN dan ANANDA
Tiga Mantan Pejabat Kejati Sumut Jadi Pimpinan Kejaksaan Agung, Asep Mulyana Wakil Jaksa Agung, Leo Simanjuntak Jampidum, Harli Siregar Kabadiklat
FORWAKA Sumut Desak Polisi Tuntaskan Laporan PWI Pusat terhadap Hotman Paris, Tegaskan Tak Boleh Ada Siapa Pun Kebal Hukum saat Diduga Merendahkan Martabat Pers
Dana Revitalisasi Sekolah Rp852 Miliar di Sumut Disorot, LSM Pucuk Bukit Nusantara : Dugaan Proyek Dikerjakan Pihak Ketiga Akan Dilaporkan ke APH
KPK Perkuat Tata Kelola Berintegritas di Asahan, Kawal Capaian Kabupaten Ber-Aksi dan Desa Antikorupsi 2026
Aktivis Pelapor Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Paluta Diduga Dikeroyok, Kasus Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:11 WIB

Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:44 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan, Tim 9 Kejagung yang Diisi Kajati Sumut Muhibuddin Usut Dugaan Korupsi dan TPPU

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:23 WIB

DPC GANN Medan Raih Penghargaan dari BNNP Sumut, Suntik Semangat Perkuat Program P4GN dan ANANDA

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:26 WIB

Tiga Mantan Pejabat Kejati Sumut Jadi Pimpinan Kejaksaan Agung, Asep Mulyana Wakil Jaksa Agung, Leo Simanjuntak Jampidum, Harli Siregar Kabadiklat

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:36 WIB

FORWAKA Sumut Desak Polisi Tuntaskan Laporan PWI Pusat terhadap Hotman Paris, Tegaskan Tak Boleh Ada Siapa Pun Kebal Hukum saat Diduga Merendahkan Martabat Pers

Berita Terbaru