Refleksi 80 Tahun Bhayangkara: Momentum Polri Meneguhkan Profesionalisme dan Kepastian Hukum bagi Masyarakat

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adv. Sabarudin, Dl., SE., SH., MH., C.Md., C.Neg., menyampaikan refleksi Hari Bhayangkara ke-80 mengenai pentingnya profesionalisme Polri, penegakan hukum yang berkeadilan, serta konsistensi menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 demi memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Medan | LIBAS86.COM — Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjalankan amanat konstitusi sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, sekaligus penegak hukum. Selama delapan dekade, Polri telah menghadapi berbagai tantangan yang terus berkembang, sehingga tuntutan terhadap profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas semakin tinggi seiring meningkatnya harapan masyarakat terhadap penegakan hukum yang berkeadilan.

Baca Juga :  Bunda Yin Menang Telak, 70 Persen Suara Antar Pimpin WALUBI Sumut 2026–2031

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Pasal 13, menegaskan bahwa tugas pokok Polri meliputi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Amanat tersebut menjadi landasan hukum agar setiap proses penegakan hukum dilakukan secara adil tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi, maupun kedudukan seseorang di hadapan hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, masyarakat masih menaruh harapan besar terhadap penyelesaian setiap perkara secara profesional dan memberikan kepastian hukum. Berbagai aspirasi yang muncul mengenai lambatnya penanganan sejumlah perkara menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik harus terus dijaga melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum. Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri, serta Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana, telah memberikan pedoman agar setiap anggota Polri bekerja berdasarkan prinsip integritas, objektivitas, profesionalisme, dan akuntabilitas.

Baca Juga :  Kajati Sumut Kunjungi Kejari Medan dan Langkat, Pastikan Pelayanan dan Kepentingan Hukum Masyarakat Berjalan Baik.

Menurut Adv. Sabarudin, Dl., SE., SH., MH., C.Md., C.Neg., Hari Bhayangkara ke-80 semestinya tidak hanya diperingati sebagai seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pelayanan dan penegakan hukum. Reformasi Polri, menurutnya, harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan penyelesaian perkara, hingga penegakan disiplin terhadap setiap anggota yang terbukti melanggar kode etik maupun peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  H.M. Siddik Lubis Tegas Tolak Dugaan Penggusuran Masjid Wakaf Al-Ikhlas di Deli Serdang

Semangat Polri Presisi yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan diharapkan terus diperkuat agar mampu menjawab dinamika masyarakat yang semakin kompleks. Kepercayaan publik merupakan modal utama bagi institusi kepolisian dalam menjalankan tugas negara. Oleh karena itu, konsistensi menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 beserta seluruh peraturan pelaksanaannya menjadi kunci untuk mewujudkan institusi Polri yang semakin profesional, modern, humanis, serta dipercaya masyarakat dalam memberikan kepastian hukum yang berkeadilan.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KODRAT Medan Bidik Juara Umum Porprovsu XII 2026, 18 Atlet Siap Tempur!
Julis Amitra-Taufik Juara Kelas B Turnamen PB Mitra Sporty Medan 2026, Kadispora dan KONI Siap Dukung Pembinaan Atlet
Keluhan Pegawai RSUD CAM Bekasi Disorot, Direktur dan Wali Kota Belum Beri Tanggapan
GANN Medan Desak Bandar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine Dihukum Maksimal, Jaringan Internasional Harus Dibongkar!
LBH FORWAKA Sumut Desak Isu Aswas Kejati Sumut Diamankan Kejagung Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Serangan Balik Disorot
Cuaca Ekstrem 23–25 Oktober, BPBD Medan Siagakan 53 Personel TRC, Warga Diminta Waspada Banjir
Isu Aswas Kejati Sumut Diamankan Kejagung Dibantah, Forwaka: Jangan Rusak Karakter Pejabat dengan Informasi Belum Terverifikasi
Jelang Porprovsu XII 2026, Persiapan Kontingen Medan Disorot, Bobby Zulkarnain Minta Dispora Bertindak
Berita ini 0 kali dibaca
Adv. Sabarudin menyampaikan refleksi Hari Bhayangkara ke-80 mengenai profesionalisme Polri, amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, reformasi kepolisian, serta pentingnya kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat Indonesia.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:32 WIB

KODRAT Medan Bidik Juara Umum Porprovsu XII 2026, 18 Atlet Siap Tempur!

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Julis Amitra-Taufik Juara Kelas B Turnamen PB Mitra Sporty Medan 2026, Kadispora dan KONI Siap Dukung Pembinaan Atlet

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Keluhan Pegawai RSUD CAM Bekasi Disorot, Direktur dan Wali Kota Belum Beri Tanggapan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:37 WIB

GANN Medan Desak Bandar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine Dihukum Maksimal, Jaringan Internasional Harus Dibongkar!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:13 WIB

LBH FORWAKA Sumut Desak Isu Aswas Kejati Sumut Diamankan Kejagung Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Serangan Balik Disorot

Berita Terbaru