Dua Siswa MAN 1 Palas Raih Juara di Ajang Kompetisi Alef Education Tingkat Nasional

- Penulis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALAS, LIBAS86.COM  – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Padang Lawas (Palas). Dua siswa berbakatnya, Nazer Thuffael dan Adrian Sholeh, berhasil mengharumkan nama madrasah dan daerah dalam ajang Kompetisi Alef Education (KOMPAC) 2025 Tingkat Nasional.

Dalam kompetisi bergengsi tersebut, yang diikuti oleh ratusan peserta dari madrasah di seluruh Indonesia, Nazer Thuffael sukses meraih Juara Pertama, sedangkan Adrian Sholeh berhasil membawa pulang Juara Ketiga pada bidang Bahasa Inggris.

Ajang KOMPAC 2025 yang diselenggarakan oleh Alef Education bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia merupakan salah satu kompetisi akademik paling bergengsi di lingkungan madrasah. Kompetisi ini menjadi wadah bagi siswa madrasah untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan potensi mereka, khususnya dalam penguasaan bahasa asing yang menjadi kunci daya saing global.

Kedua siswa MAN 1 Padang Lawas tersebut berhasil menyingkirkan ratusan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, mulai dari babak penyisihan hingga babak final tingkat nasional. Ketekunan, disiplin belajar, dan semangat pantang menyerah menjadi modal utama mereka dalam mencapai hasil yang luar biasa ini.

Kepala MAN 1 Padang Lawas, Mahnidar Azwarni Nasution, M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh kedua siswanya tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga. Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa-siswi MAN 1 Padang Lawas memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional. Nazer dan Adrian telah memberikan inspirasi luar biasa bagi seluruh warga madrasah. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para guru dan pembimbing yang telah bekerja keras dalam mendampingi mereka hingga meraih hasil terbaik,” ungkap Mahnidar penuh haru.

Baca Juga :  SMKN 1 Gunungsitoli Disorot soal Sumbangan Rp20 Ribu per Bulan, Kacabdisdik Janji Inspeksi

Beliau menambahkan bahwa keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi MAN 1 Padang Lawas, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh siswa madrasah di Padang Lawas untuk terus mengembangkan diri dan berprestasi di berbagai bidang.

“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi pemicu semangat bagi siswa lain untuk terus belajar, berkompetisi, dan berkontribusi positif bagi bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Nur Cahaya Hasibuan, S.Pd.I, selaku pembina sekaligus guru pembimbing lomba, turut mengungkapkan rasa bahagia dan terharu atas pencapaian anak didiknya.

“Sungguh luar biasa! Saya sempat tidak percaya ketika diumumkan bahwa siswa kami berhasil meraih juara 1 dan 3 di tingkat nasional. Ini adalah hasil dari kerja keras, doa, dan ketekunan mereka selama masa persiapan. Kami benar-benar bangga dan bersyukur,” tutur Nur Cahaya dengan mata berbinar.

Baca Juga :  Sambut Nuzulul Qur’an, SMP PAB 23 Bandar Khalippa Gelar Pesantren Kilat untuk Bentuk Akhlak Generasi Muda

Kepala MAN 1 Padanglawas menyampaikan bahwa prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah bukan hanya tempat untuk mendalami ilmu agama, tetapi juga pusat lahirnya generasi muda yang unggul, cerdas, dan berdaya saing tinggi di era globalisasi. Dengan kemampuan berbahasa Inggris yang mumpuni, para siswa MAN 1 Padang Lawas menunjukkan bahwa mereka mampu berkiprah di tingkat nasional bahkan internasional.

Ia menambahkan, keberhasilan Nazer Thuffael dan Adrian Sholeh di KOMPAC 2025 ini menjadi momentum penting bagi MAN 1 Padang Lawas untuk terus mengembangkan potensi akademik dan karakter peserta didik.

“Semangat “Dari Padang Lawas untuk Indonesia” kini benar-benar terwujud melalui prestasi mereka membuktikan bahwa kerja keras, doa, dan dedikasi mampu membawa nama daerah kecil menuju panggung nasional,” pungkasnya. (NJH)

Penulis : LBS86/RG

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

SMKN 1 Gunungsitoli Disorot soal Sumbangan Rp20 Ribu per Bulan, Kacabdisdik Janji Inspeksi
770 Mahasiswa Baru STAIN Madina Dibekali Edukasi Hukum dan Bahaya Narkoba
UINSU Tembus Jejaring Akademik Amerika Serikat, Gandeng Hartford International University
Dana BOS SMPN 6 Percut Sei Tuan Disorot, Perbedaan Data dan Proyek Rp2 Miliar Jadi Perhatian Publik
Diduga Tolak Konfirmasi Dana BOS, Sikap Kepala SMPN 6 Percut Sei Tuan Disorot; DPD MOSI Minta Audit dan Klarifikasi
Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa
Kepala dan Sekretaris Disdikbud Medan Bungkam, Dugaan Revitalisasi Sekolah Rp47,4 Miliar Kian Disorot, LSM Siapkan Laporan ke APH
Dana Revitalisasi Sekolah Rp852 Miliar di Sumut Disorot, LSM Pucuk Bukit Nusantara : Dugaan Proyek Dikerjakan Pihak Ketiga Akan Dilaporkan ke APH
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 08:19 WIB

SMKN 1 Gunungsitoli Disorot soal Sumbangan Rp20 Ribu per Bulan, Kacabdisdik Janji Inspeksi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:23 WIB

770 Mahasiswa Baru STAIN Madina Dibekali Edukasi Hukum dan Bahaya Narkoba

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:27 WIB

UINSU Tembus Jejaring Akademik Amerika Serikat, Gandeng Hartford International University

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:37 WIB

Dana BOS SMPN 6 Percut Sei Tuan Disorot, Perbedaan Data dan Proyek Rp2 Miliar Jadi Perhatian Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:41 WIB

Diduga Tolak Konfirmasi Dana BOS, Sikap Kepala SMPN 6 Percut Sei Tuan Disorot; DPD MOSI Minta Audit dan Klarifikasi

Berita Terbaru