Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dr. H. Sugiat Santoso menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat dan warga binaan dalam kegiatan Jumat Berkah di Lapas Pemuda Kelas III Langkat, sekaligus mendukung pembinaan spiritual dan program ketahanan pangan warga binaan.
LANGKAT I LIBAS86.COM — Jumat berkah kali ini terasa berbeda di Lapas Pemuda Kelas III Langkat. Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dr. H. Sugiat Santoso, SE., SH., MSP, hadir membawa bantuan sembako bagi masyarakat kurang mampu di sekitar lapas serta kitab suci dan perlengkapan ibadah bagi warga binaan, Jumat (11/9/2026).
Bantuan tersebut tidak sekadar menjadi bentuk kepedulian sosial. Di balik tembok lapas, Sugiat ingin menghadirkan pesan bahwa setiap warga binaan masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan kembali menjadi bagian dari masyarakat. “Paket sembako ini kami berikan di Jumat berkah kepada masyarakat kurang mampu yang tinggal di sekitar area lapas. Sedangkan bantuan kitab suci dan perlengkapan shalat untuk warga binaan agar tercerahkan dan terbangun kembali spiritualitasnya, dengan harapan bisa menjadi lebih baik lagi,” ujar Sugiat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Sugiat, pembinaan warga binaan tidak cukup hanya berbicara mengenai keamanan dan menjalani masa pidana. Ada sisi kemanusiaan, spiritualitas, keterampilan, serta kesiapan untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat. Karena itu, ia mendorong Lapas Pemuda Kelas III Langkat terus menjalankan program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi warga binaan, peningkatan keamanan, serta tata kelola birokrasi.
Sugiat juga mengingatkan pentingnya menjaga lapas dari peredaran narkoba dan penyalahgunaan telepon seluler oleh warga binaan. Ia menilai pengawasan dan pembinaan harus berjalan beriringan agar lingkungan pemasyarakatan benar-benar menjadi tempat pembentukan karakter, bukan justru menjadi ruang munculnya persoalan baru.
Apresiasi turut disampaikan Sugiat kepada jajaran Lapas Pemuda Kelas III Langkat yang dinilainya telah menjaga lingkungan lapas tetap rapi, bersih dan serius menjalankan amanah pimpinan. “Saya lihat Lapas Pemuda Kelas III Langkat ini sudah baik, rapi, bersih dan serius menjalankan apa yang sudah diamanahkan pimpinan. Tentu kita apresiasi buat Pak Kenal Purba atas kinerja baiknya sebagai pimpinan di lapas,” katanya.
Kepedulian itu kemudian dilanjutkan dengan penebaran ribuan bibit ikan. Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa pembinaan warga binaan juga harus diarahkan pada kemandirian dan produktivitas. Melalui program ketahanan pangan, warga binaan diharapkan tidak hanya menjalani proses pembinaan, tetapi juga memperoleh bekal keterampilan dan semangat untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat. Di balik pagar lapas, pesan Jumat berkah itu pun menjadi sederhana namun kuat: kesalahan masa lalu bukan alasan untuk menutup pintu bagi kesempatan kedua.
Penulis : LBS86/ REL
Editor : REDAKSI


































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































