Pengurus dan anggota FORWAKA Sumatera Utara foto bersama usai pertemuan membahas rencana pembentukan Koperasi, Lembaga Bantuan Hukum (LBH), dan Serikat Tolong Menolong (STM) di Medan, Rabu (9/9/2026).
MEDAN I LIBAS86.COM — Forum Wartawan Kejaksaan (FORWAKA) Sumatera Utara terus memperkuat kelembagaan dengan menyiapkan tiga program strategis berupa Koperasi, Lembaga Bantuan Hukum (LBH), dan Serikat Tolong Menolong (STM). Ketiga wadah tersebut digagas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan, memberikan perlindungan hukum, sekaligus memperkuat solidaritas keluarga besar FORWAKA Sumut.
Rencana tersebut disampaikan Ketua FORWAKA Sumatera Utara, Irfandi, dalam pertemuan bersama sejumlah pengurus dan anggota di Mie Ayam Mas Panjang, Jalan Perhubungan Udara, Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Rabu (9/9/2026). Irfandi menegaskan, program tersebut diarahkan untuk kepentingan seluruh anggota dan akan disiapkan dengan tata kelola yang profesional, transparan serta sesuai ketentuan yang berlaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, Koperasi diharapkan menjadi wadah pengembangan kegiatan ekonomi bersama bagi anggota, sementara LBH diproyeksikan memberikan akses konsultasi dan pendampingan hukum bagi anggota yang menghadapi persoalan hukum, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas jurnalistik maupun kepentingan hukum lainnya. Adapun STM yang digagas pengurus FORWAKA Sumut, Hapri Saldi, diarahkan sebagai wadah sosial untuk memperkuat kepedulian dan solidaritas ketika anggota maupun keluarga anggota mengalami musibah atau kedukaan.
Penasehat FORWAKA Sumut, Zainul Arifin Siregar, mengatakan pembentukan Koperasi, LBH dan STM harus dilandasi semangat kebersamaan serta tidak boleh diarahkan untuk kepentingan individu. Ia menegaskan, FORWAKA Sumut diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul dan menjalankan aktivitas jurnalistik, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi anggota beserta keluarganya.
Sementara itu, Ketua Forum Pemred Sumut yang juga pengurus FORWAKA Sumut, Lilik Riadi Dalimunthe, menekankan pentingnya proses pembentukan yang jelas dan akuntabel. Mulai dari struktur kepengurusan, aturan internal, mekanisme pengelolaan hingga aspek legalitas masing-masing wadah harus disiapkan secara terbuka dan profesional agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan serta mendapat pengawasan dari seluruh anggota.
Sekretaris FORWAKA Sumut, T. Andry Pratama, SPd, menambahkan bahwa seluruh proses pembentukan ketiga wadah tersebut akan diupayakan secara terencana dengan melibatkan anggota. Pertemuan turut dihadiri Penasehat FORWAKA Sumut Said Assegaf, Wakil Ketua Amsal Chaniago, Rizaldi Gultom, SH, Hara Oloan, Bendahara Awaludin Lubis, Ketua FORWAKA Medan Irwansyah Ginting dan Ketua FORWAKA Belawan Budi Yanto, SH. “Kita berharap Koperasi, LBH dan STM benar-benar menjadi bagian dari program organisasi yang memberikan manfaat bagi seluruh keluarga besar FORWAKA Sumut,” pungkasnya.
Penulis : LBS86/ RG
Editor : REDAKSI


































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































