Ketua Satgas DPD GM FKPPI Sumut Dedi Rizaldi bersama Bendahara M. Khaidir, ST dan jajaran pengurus saat melayat ke rumah duka Saormian br. Nababan (73) di Jalan Durung No. 61, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Rabu (26/8/2026). Kehadiran tersebut sebagai bentuk belasungkawa, kepedulian dan solidaritas kepada keluarga almarhumah.
MEDAN I LIBAS86.COM — Ada duka yang tidak cukup diwakili oleh kata-kata. Ada kehilangan yang hanya bisa dipahami melalui keheningan, doa dan kehadiran orang-orang yang datang untuk menguatkan. Suasana itulah yang terasa di rumah duka Saormian br. Nababan (73) di Jalan Durung No. 61, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, ketika Dedi Rizaldi, Ketua Satgas DPD GM FKPPI Sumatera Utara, hadir menyampaikan belasungkawa, Rabu (26/8/2026).
Saormian br. Nababan telah berpulang dan meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga serta kerabat. Almarhumah diketahui merupakan adik dari ibunda Lenny Triana, Ketua Pimpinan Pusat GM FKPPI. Di rumah duka, suasana haru begitu terasa. Kursi-kursi yang tersusun, karangan bunga dan wajah-wajah yang menahan kesedihan seolah menjadi saksi bahwa sebuah keluarga sedang berusaha menerima kenyataan pahit atas kepergian orang yang mereka cintai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dedi Rizaldi datang di tengah suasana tersebut dengan membawa pesan sederhana, namun memiliki arti yang dalam: keluarga yang sedang berduka tidak boleh merasa sendirian. Kehadirannya menjadi bentuk empati sekaligus penghormatan terakhir kepada almarhumah. Tidak banyak yang dapat dilakukan ketika kematian datang, tetapi meluangkan waktu untuk hadir, menggenggam persaudaraan dan menyampaikan doa adalah bentuk kepedulian yang tidak ternilai.
Dalam kunjungan itu, Dedi Rizaldi didampingi Bendahara DPD GM FKPPI Sumut M. Khaidir, ST, serta jajaran pengurus. Mereka bersama-sama memberikan ucapan belasungkawa dan mendoakan almarhumah. Di tengah pertemuan tersebut, suasana tidak sekadar menjadi kunjungan organisasi, tetapi berubah menjadi ruang persaudaraan dan kemanusiaan ketika orang-orang berkumpul untuk menguatkan hati keluarga yang sedang kehilangan.
Kepergian seseorang yang dicintai selalu meninggalkan ruang kosong yang tidak mudah diisi. Namun, di balik tangis dan kesedihan, ada kenangan yang akan terus hidup. Ada kasih sayang yang tidak ikut pergi. Dan ada doa yang terus dipanjatkan oleh keluarga serta orang-orang yang pernah mengenal almarhumah. Kehadiran Dedi Rizaldi bersama jajaran GM FKPPI Sumut menjadi pengingat bahwa solidaritas paling bermakna justru terlihat ketika seseorang hadir di saat yang paling berat.
Dedi Rizaldi dan jajaran pengurus GM FKPPI Sumut menyampaikan doa agar Saormian br. Nababan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kepada keluarga yang ditinggalkan, mereka berharap diberikan ketabahan, kekuatan dan keikhlasan untuk menerima kepergian tersebut. Sebab pada akhirnya, ketika seorang insan berpulang, yang mampu mengiringinya bukan lagi harta maupun jabatan, melainkan doa, kasih sayang dan kenangan baik yang ditinggalkan di hati orang-orang yang mencintainya.
Penulis : LBS86/ RG
Editor : REDAKSI


































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































