20 Tahun Bertahan dengan Atap Bocor, Kini Jaipah Tak Lagi Menyambut Hujan dengan Baskom Berkat Program RTLH Pemko Medan

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaipah berdiri di depan rumahnya yang telah selesai direhabilitasi melalui Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Kota Medan. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas turut meninjau langsung hasil rehabilitasi serta berdialog dengan warga penerima manfaat di Kecamatan Medan Tuntungan, Rabu (5/8/2026).

MEDAN I LIBAS86.COM – Selama lebih dari dua dekade, setiap kali awan gelap menggantung dan hujan mulai turun, Jaipah hanya bisa berharap cuaca segera reda. Perempuan yang tinggal di Jalan Bunga Sakura, Lingkungan I, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan itu terbiasa berlari mencari baskom untuk menampung air yang menetes dari atap rumahnya yang bocor. Dinding yang lapuk dan angin kencang pun selalu menghadirkan rasa cemas. Namun kini, semua itu tinggal kenangan setelah rumahnya direhabilitasi melalui Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Kota Medan.

Baca Juga :  Di Tengah Tumpukan Sampah dan Bau Menyengat, Lurah Terjun Lukmanul Hakim, SH Turun Tangan Bersama Warga

Dengan mata berbinar penuh rasa syukur, Jaipah mengungkapkan kebahagiaannya saat rumahnya dikunjungi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas, Rabu (5/8/2026). Ia mengaku untuk pertama kalinya setelah puluhan tahun, dirinya dapat menikmati hujan tanpa dihantui rasa takut. “Terima kasih Pak Wali. Sekarang rumah kami sudah nyaman. Dulu kalau hujan kami sibuk mencari baskom, kalau angin datang kami selalu takut. Sekarang kami merasa tenang,” ucap Jaipah dengan penuh haru.

Jaipah bercerita, keterbatasan ekonomi membuat keluarganya hanya mampu memperbaiki rumah sedikit demi sedikit. Ketika memiliki uang, ia membeli satu lembar seng untuk mengganti atap yang rusak. Dinding yang bocor pun ditambal menggunakan seng seadanya agar air tidak semakin banyak masuk ke dalam rumah. Meski kondisinya jauh dari layak, rumah sederhana itu tetap menjadi tempat berlindung keluarga selama lebih dari 20 tahun.

Kisah Jaipah menjadi gambaran nyata bahwa sebuah rumah bukan sekadar bangunan, melainkan tempat menghadirkan rasa aman dan harapan. Rumahnya menjadi salah satu dari tiga unit RTLH yang ditinjau langsung Wali Kota Medan di Kecamatan Medan Tuntungan. Dalam kesempatan itu, Rico Waas memastikan seluruh pekerjaan dilakukan dengan kualitas terbaik. Ia bahkan meminta kontraktor menyelesaikan setiap detail pekerjaan, termasuk pengecatan, agar masyarakat menerima rumah yang benar-benar layak huni dan tidak dikerjakan secara setengah hati.

Baca Juga :  Plank FORWAKA Asahan Dirusak OTK, Pengurus Lapor Polisi Usai Diduga Terima Ancaman Oknum Ketua Organisasi Wartawan

Menurut Rico Waas, seluruh penerima bantuan RTLH diusulkan melalui kelurahan dan kecamatan, kemudian diverifikasi berdasarkan kondisi rumah serta data penerima manfaat. Tahun 2026, Pemerintah Kota Medan menargetkan rehabilitasi sebanyak 213 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tersebar di berbagai kecamatan dengan alokasi anggaran Rp120 juta untuk setiap unit, seluruhnya bersumber dari APBD Kota Medan. Program ini diharapkan terus berlanjut agar semakin banyak keluarga kurang mampu dapat merasakan kehidupan yang lebih layak, aman, dan bermartabat di rumah yang menjadi tempat mereka menggantungkan harapan.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Wali Kota Tanjungbalai Gandeng BPN Sumut Percepat NPGT dan Sertifikasi Aset Daerah, Pulau-Pulau Milik Pemko Ditata Ulang
Senam Sehat Ceria di Kelurahan Helvetia Timur, Lurah Athiah Ramadhani Siregar Ajak Warga Bangun Hidup Sehat dan Kebersamaan
Satlantas Polresta Tangerang Gelar Si Caka di Titik Rawan Kecelakaan, Edukasi Humanis Demi Tekan Angka Laka Lantas
Maraginda Hakim Cup I Meriahkan HUT ke-81 RI, Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda Mandailing Natal
PETI Madina Masuk Tahap Penertiban, Kapolres Ingatkan Pemodal Jangan Kejar Keuntungan Semata
DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumut Resmi Kantongi SK DPP, Paulus Peringatan Gulo Tegaskan Komitmen Mengabdi untuk Rakyat
Festival Fokus Pemulihan 2026 Sukses Digelar, Direktur FOKUS Rehabilitasi Narkotika Indonesia Sumut Miftah Fariz Boli Malakala Raih Apresiasi DPC GANN Medan
Musda I SMSI Kepulauan Nias Tetapkan Yonimasari Hulu sebagai Ketua 2026–2029, Siap Perkuat Profesionalisme Media Siber
Berita ini 0 kali dibaca
Kisah haru Jaipah, warga Medan Tuntungan, yang selama lebih dari 20 tahun hidup di rumah bocor akhirnya merasakan hunian layak berkat Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Kota Medan. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan kualitas pembangunan menjadi prioritas agar masyarakat menerima rumah yang aman, nyaman, dan layak huni.

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Gandeng BPN Sumut Percepat NPGT dan Sertifikasi Aset Daerah, Pulau-Pulau Milik Pemko Ditata Ulang

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Senam Sehat Ceria di Kelurahan Helvetia Timur, Lurah Athiah Ramadhani Siregar Ajak Warga Bangun Hidup Sehat dan Kebersamaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:41 WIB

Satlantas Polresta Tangerang Gelar Si Caka di Titik Rawan Kecelakaan, Edukasi Humanis Demi Tekan Angka Laka Lantas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Maraginda Hakim Cup I Meriahkan HUT ke-81 RI, Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda Mandailing Natal

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:27 WIB

20 Tahun Bertahan dengan Atap Bocor, Kini Jaipah Tak Lagi Menyambut Hujan dengan Baskom Berkat Program RTLH Pemko Medan

Berita Terbaru