Bobby O Zulkarnain: Polemik Program Makan Bergizi Gratis Lebih Banyak Dipengaruhi Faktor Politik dan Preferensi

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Bobby O Zulkarnain, SE, MH, saat memberikan keterangan kepada media di Medan, Rabu (17/6/2026). Bobby menilai polemik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih banyak dipengaruhi faktor suka dan tidak suka serta kepentingan politik, sementara masyarakat yang membutuhkan program tersebut merasakan manfaat secara langsung.

MEDAN I LIBAS86.COM – Polemik mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi perbincangan publik di berbagai daerah. Menanggapi pro dan kontra yang berkembang, tokoh masyarakat Sumatera Utara, Bobby O Zulkarnain, SE, MH, menilai perdebatan terkait program tersebut lebih banyak dipengaruhi faktor suka dan tidak suka, bahkan beririsan dengan kepentingan politik tertentu.

Kepada wartawan di Medan, Rabu (17/6/2026), Bobby mengatakan bahwa keberadaan MBG harus dilihat dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Menurutnya, kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan program tersebut cenderung memberikan dukungan karena merasakan langsung manfaat bantuan pangan bergizi yang disediakan pemerintah.

Baca Juga :  Peringatan Hari Jadi Kota Tanjungbalai Dilaksanakan Dengan Kesederhanaan Lewat Doa dan Dzikir Bersama, Mahyaruddin Tegaskan Hal Ini Adalah Bentuk Empati dan Peduli Bencana Sumut.

Bobby juga menanggapi aksi demonstrasi mahasiswa yang menyoroti pelaksanaan MBG. Ia mempertanyakan apakah para peserta aksi berasal dari kelompok masyarakat yang menjadi sasaran utama program tersebut. Menurutnya, masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan justru lebih fokus memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dibanding terlibat dalam aksi protes.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memberikan manfaat bagi penerima bantuan, Bobby menilai Program Makan Bergizi Gratis turut memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Ia menyebut program tersebut dapat membantu memperkuat rantai distribusi hasil pertanian, meningkatkan serapan produk petani lokal, serta membuka lapangan pekerjaan baru yang berkaitan dengan penyediaan dan distribusi makanan bergizi.

Baca Juga :  Perumda Tirtanadi Gandeng Kejati Sumut, Perkuat Mitigasi Risiko Hukum di Sektor BUMD

Meski demikian, Bobby mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan program MBG. Namun ia menegaskan bahwa kekurangan tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi dan perbaikan, bukan alasan untuk menghentikan program yang dinilai memberi manfaat bagi masyarakat luas. Ia juga menilai pemerintah tetap terbuka terhadap kritik konstruktif guna menyempurnakan pelaksanaan program di lapangan.

Baca Juga :  Zakiyuddin Harahap Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih, Presiden Prabowo: Tonggak Ekonomi Rakyat

Menurut Bobby, komitmen pemerintah dalam menjaga akuntabilitas Program Makan Bergizi Gratis terlihat dari tindakan tegas terhadap oknum yang terbukti melanggar aturan. Ia optimistis berbagai kendala yang masih muncul dapat diperbaiki secara bertahap sehingga tujuan utama program, yakni meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan bergizi dan mendukung kesejahteraan rakyat, dapat tercapai secara maksimal.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kasus Kekerasan Anak Meningkat di Deli Serdang, LPA Desak Penguatan Sistem Perlindungan hingga Tingkat Desa
Jelang Libur Sekolah dan SPMB 2026/2027, Disdikbud Madina Tegaskan Komitmen Cegah Pungli
LBH Medan Kritik Anggaran Rp10 Miliar untuk Gedung Satreskrim Polrestabes Medan
Peringati 1 Muharram 1448 H, Aliansi Ormas Islam Gelar Konvoi Parade Tauhid di Medan
Tanpa Orasi, AMP2K Gegerkan Kantor Bupati dan Desak KPK Turun Lagi ke Madina
IQTAFFEST I STAIN MADINA Sukses Digelar, Para Juara Raih Golden Ticket Kuliah Tanpa Tes
Tuan Guru Batak Prihatin Pernyataan Eks Ketua BEM UGM Diduga Hina Presiden Prabowo, Soroti Etika dan Moral Bangsa
Kepala SMPN 30 Medan Apresiasi DPC GANN Kota Medan, Ratusan Siswa Antusias Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba
Berita ini 0 kali dibaca
Bobby O Zulkarnain menilai polemik Program Makan Bergizi Gratis lebih dipengaruhi faktor politik dan preferensi. Ia menegaskan MBG masih sangat dibutuhkan masyarakat kurang mampu serta memberikan dampak positif bagi sektor pertanian dan penyerapan tenaga kerja.

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:54 WIB

Kasus Kekerasan Anak Meningkat di Deli Serdang, LPA Desak Penguatan Sistem Perlindungan hingga Tingkat Desa

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:45 WIB

Jelang Libur Sekolah dan SPMB 2026/2027, Disdikbud Madina Tegaskan Komitmen Cegah Pungli

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Bobby O Zulkarnain: Polemik Program Makan Bergizi Gratis Lebih Banyak Dipengaruhi Faktor Politik dan Preferensi

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:59 WIB

LBH Medan Kritik Anggaran Rp10 Miliar untuk Gedung Satreskrim Polrestabes Medan

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:52 WIB

Peringati 1 Muharram 1448 H, Aliansi Ormas Islam Gelar Konvoi Parade Tauhid di Medan

Berita Terbaru