MEDAN, LIBAS86.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kota Medan memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Grand Final Pemilihan Putera Putri Pemulihan Sumatera Utara 2026 yang digelar di Gedung BBGTK Sumatera Utara, Jalan Kenanga, Medan, Minggu (17/5/2026). Kegiatan yang diinisiasi Fokus Rehabilitasi Narkotika Sumatera Utara ini dinilai sebagai langkah konkret dalam mengampanyekan gerakan perang melawan narkoba melalui pendekatan edukatif kepada generasi muda.
Ketua DPC GANN Kota Medan, yang akrab disapa Papi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan program positif yang harus terus didukung seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pemilihan Putera Putri Pemulihan Sumut bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah edukasi dan pembentukan karakter generasi muda agar memiliki kesadaran tinggi terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika yang saat ini masih menjadi ancaman serius di Sumatera Utara.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pengurus DPC GANN Kota Medan turut hadir memberikan dukungan, di antaranya Wakil Ketua Depin Tanto Ginting, Sekretaris Ray Pitty Siregar, Bendahara Fery Situmeang, Ketua Srikandi Lucy Mardiana, Kadiv Usaha dan Dana R. Maya Sari, serta Kadiv Timsus Maylani Hadi Saputra. Kehadiran mereka menjadi simbol komitmen organisasi dalam mendukung berbagai kegiatan sosial dan edukasi terkait pencegahan narkoba di Kota Medan maupun Sumatera Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, penggagas kegiatan sekaligus pengasuh Panti Fokus Rehabilitasi Narkotika Indonesia, Bung Miftah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman kepada pelajar dan mahasiswa mengenai bahaya peredaran gelap narkotika di lingkungan pendidikan. Ia menilai keterlibatan generasi muda sangat penting untuk menciptakan agen perubahan yang mampu mengedukasi lingkungan sekitar mengenai dampak buruk narkoba terhadap masa depan bangsa.
Perwakilan Kepala Dinas Sosial Sumatera Utara yang hadir juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, agenda seperti Pemilihan Putera Putri Pemulihan Sumut memiliki dampak sosial yang positif dan layak dijadikan program tahunan secara berkelanjutan. Dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor dari televisi swasta dan brand kosmetik ternama, dinilai turut memperkuat pesan kampanye anti narkoba kepada masyarakat luas.
Sebanyak 28 peserta, terdiri dari 14 putra dan 14 putri dari berbagai SMA dan perguruan tinggi di Medan serta Sumatera Utara, mengikuti kompetisi tersebut. Para finalis diuji kemampuan intelektual serta gagasan mereka dalam memaparkan solusi mengatasi maraknya peredaran narkotika di Sumut, yang selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah dengan tingkat penyalahgunaan narkoba tertinggi di Indonesia. Pada grand final tahun ini, gelar Putera Pemulihan Sumut 2026 diraih Muhammad Fadilla dari SMA Negeri 3 Medan, sedangkan Putri Pemulihan Sumut 2026 diraih Amelia dari STMB Multi Smart Medan. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan, peserta, dan para pemenang sebagai simbol komitmen bersama memerangi narkoba di Sumatera Utara.
Penulis : LBS86/ RG
Editor : REDAKSI

































































































































































































































































































































































































































































































































































































































