Ketua Forwaka Gunungsitoli, Bothaniman Jaya Telaumbanua, mendesak Polres Nias segera mengungkap kasus pembunuhan siswi SMK di Nias Utara
GUNUNGSITOLI, LIBAS86.COM – Kasus tragis tewasnya seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berinisial AZ (17), warga Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, kini resmi naik ke tahap penyidikan oleh pihak kepolisian. Peristiwa memilukan yang menyita perhatian publik ini mendorong Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Gunungsitoli mendesak aparat penegak hukum agar segera menangkap pelaku pembunuhan tersebut.
Korban diketahui ditemukan meninggal dunia di aliran sungai kecil dalam area perkebunan pada Jumat (15/5/2026) sore sekitar pukul 17.30 WIB. Kondisi jasad korban saat ditemukan memunculkan dugaan kuat adanya tindak pidana pembunuhan. Sebelumnya, korban sempat dilaporkan hilang sejak Rabu (13/5/2026), sebelum akhirnya ditemukan usai pencarian intensif oleh keluarga dan warga sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Gunungsitoli, Bothaniman Jaya Telaumbanua, menyebut peristiwa tersebut sebagai tragedi kemanusiaan yang mengguncang dunia pendidikan di Pulau Nias. Ia menilai korban yang berasal dari keluarga kurang mampu tengah memperjuangkan masa depan melalui pendidikan, namun harus kehilangan nyawa secara tragis dan tidak wajar.
“Kami meminta Polres Nias bergerak cepat, profesional, dan transparan dalam mengungkap kasus pembunuhan siswi SMK ini. Pelaku harus segera ditangkap dan diproses hukum seberat-beratnya demi memenuhi rasa keadilan masyarakat,” tegas Bothaniman, Minggu (31/5/2026). Forwaka juga menyatakan siap mengawal proses hukum hingga kasus tersebut terungkap secara terang benderang.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Nias, AKP Soni Zalukhu, mengungkapkan bahwa penyidik telah memeriksa sedikitnya 22 saksi, termasuk rekan sekolah korban, warga yang pertama kali menemukan jasad, hingga masyarakat di wilayah yang sempat dilalui korban sebelum dinyatakan hilang. Polisi saat ini masih mendalami motif serta memburu pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
“Kami terus bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini. Kami meminta dukungan masyarakat agar memberikan informasi sekecil apa pun yang dapat membantu proses penyelidikan,” ujar AKP Soni Zalukhu. Kepolisian juga memastikan perlindungan terhadap saksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku guna mempercepat pengungkapan kasus pembunuhan siswi SMK di Nias Utara tersebut.
Penulis : LBS86/ REL
Editor : REDAKSI
































































































































































































































































































































































































































































































































































































































