Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menyampaikan pandangan dalam sebuah rapat, menegaskan bahwa insiden Program Latihan Dasar Militer (Latsarmil) harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh, sementara Program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes MP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tetap dilanjutkan demi memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
JAKARTA, LIBAS86.COM – Partai Gerindra menegaskan insiden yang terjadi dalam pelaksanaan Program Latihan Dasar Militer (Latsarmil) harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pelaksanaan program pemerintah. Namun demikian, evaluasi tersebut tidak boleh menghambat keberlanjutan program strategis nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes MP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang dinilai memiliki manfaat besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, Selasa (30/6/2026), menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas insiden yang terjadi dalam pelaksanaan Latsarmil. Menurutnya, keselamatan peserta harus menjadi prioritas utama dalam setiap program pemerintah. Karena itu, pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan, sistem pengawasan, hingga mekanisme pelaksanaan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain memperkuat aspek keselamatan, Sugiat juga menilai pembenahan harus dilakukan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan di lapangan. Ia menekankan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP), mitigasi risiko yang jelas, serta pendataan kondisi kesehatan calon peserta sebelum mengikuti kegiatan. Dengan demikian, setiap program pemerintah dapat berjalan lebih profesional, efektif, dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.
Sebagai Sugiat Santoso, ia juga meminta negara hadir memberikan pendampingan kepada keluarga korban. Menurutnya, pemerintah harus memastikan seluruh hak korban dipenuhi serta melakukan penanganan kasus secara terbuka, transparan, dan akuntabel sehingga masyarakat memperoleh kejelasan terhadap proses yang sedang berlangsung.
Di sisi lain, Sugiat menegaskan insiden tersebut tidak boleh mengaburkan tujuan utama program Kopdes Merah Putih maupun Kampung Nelayan Merah Putih yang menjadi bagian dari agenda strategis pemerintahan Prabowo Subianto. Kedua program tersebut dinilai berperan penting dalam memperkuat perekonomian desa, meningkatkan kesejahteraan nelayan, memperluas kemandirian ekonomi masyarakat, serta mendorong pembangunan berbasis kerakyatan di berbagai daerah.
Menurutnya, hasil evaluasi nantinya diharapkan menjadi dasar penyempurnaan seluruh program strategis pemerintah sehingga pelaksanaannya semakin aman, profesional, dan akuntabel. Dengan tata kelola yang lebih baik, pemerintah diharapkan mampu memastikan setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap program-program pembangunan nasional.
Penulis : LBS86/ REL
Editor : REDAKSI

















































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































