MADINA, LIBAS86.COM – Ketua Komandan Madina (Koalisi Mahasiswa Pemuda Mandailing Natal), Robi Nasution, mendesak Bupati Mandailing Natal agar segera melakukan evaluasi terhadap Manager Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mandailing Natal. Desakan tersebut disampaikan pada Senin (18/5/2026) menyusul adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam pengelolaan Dana BOS Tahun Anggaran 2025–2026.
Dugaan tersebut mencuat berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah satuan pendidikan tingkat SD dan SMP di berbagai wilayah Kabupaten Mandailing Natal. Berdasarkan informasi yang diterima, diduga terdapat pungutan terhadap dana BOS dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp200.000 hingga Rp500.000 per sekolah. Bahkan, dalam beberapa kasus, jumlah pungutan disebut melebihi nominal tersebut dan diduga dilakukan setiap kali pencairan dana.
Menurut Robi Nasution, persoalan ini tidak dapat dianggap sepele karena berkaitan langsung dengan integritas pengelolaan anggaran pendidikan yang seharusnya dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan sekolah dan peserta didik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami meminta Bupati Mandailing Natal segera melakukan evaluasi terhadap Manager BOS Dinas Pendidikan. Jika persoalan ini terus dibiarkan, maka akan menimbulkan keresahan dan merusak kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan,” tegas Robi Nasution.
Robi menjelaskan bahwa sebelumnya Komandan Madina telah menyampaikan surat konfirmasi dan permintaan klarifikasi resmi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mandailing Natal sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial. Namun, hingga saat ini pihaknya mengaku belum menerima tanggapan resmi terkait substansi dugaan tersebut.
“Jika terbukti terdapat penyimpangan dalam pengelolaan Dana BOS, maka Bupati Mandailing Natal harus mengambil langkah tegas, termasuk mencopot pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Komandan Madina akan terus mengawal persoalan ini dan mendorong terciptanya transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pendidikan di Kabupaten Mandailing Natal.
“Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal persoalan ini, Tim Komandan Madina akan segera menyampaikan laporan pengaduan masyarakat (Dumas) ke Kejaksaan Negeri Mandailing Natal. Laporan tersebut juga akan ditembuskan dan dikoordinasikan kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara serta instansi terkait lainnya agar persoalan ini dapat ditindaklanjuti secara objektif dan transparan,” tutup Robi Nasution.
Penulis : LBS86/ SP
Editor : REDAKSI

































































































































































































































































































































































































































































































































































































































