Tak Cukup Minta Maaf, Generasi Muda GRIB Sumut Desak Dirut PLN Mundur

- Penulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera Utara, LIBAS86.COM – Ketua DPD Generasi Muda GRIB Sumatera Utara, Ade Rinaldy Tanjung, melontarkan kritik keras terhadap jajaran pimpinan PLN pasca terjadinya insiden black out yang melumpuhkan sebagian besar wilayah Pulau Sumatera. Ade secara tegas meminta Direktur Utama PLN segera mundur dari jabatannya karena dinilai gagal menjalankan tanggung jawab dalam menjaga stabilitas pasokan listrik nasional, khususnya di wilayah Sumatera.

Menurutnya, pemadaman massal tersebut bukan sekadar gangguan teknis biasa, melainkan bukti lemahnya manajemen dan buruknya sistem mitigasi krisis di tubuh PLN.

Ade menilai insiden ini menunjukkan ketidaksiapan PLN dalam mengantisipasi gangguan besar yang berdampak langsung terhadap jutaan masyarakat. Ia menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan vital, bukan sekadar layanan pelengkap. Ketika aktivitas masyarakat lumpuh akibat padamnya listrik, maka yang dipertaruhkan bukan hanya kenyamanan publik, tetapi juga keselamatan masyarakat, roda perekonomian, hingga stabilitas pelayanan negara.

“Jika PLN tidak mampu menjamin kebutuhan dasar masyarakat, maka pimpinan tertinggi perusahaan harus bertanggung jawab, bukan berlindung di balik alasan gangguan teknis,” tegas Ade, Minggu (24/5/2026).

Menurut Ade Rinaldy Tanjung, dampak black out tersebut sangat luas dan merugikan masyarakat kecil. Aktivitas rumah sakit terganggu, pelaku UMKM kehilangan pendapatan, jaringan komunikasi lumpuh, hingga aktivitas pendidikan dan pelayanan publik ikut terdampak.

Baca Juga :  Tak Ada Ampun! Polres Madina Bongkar Jaringan Sabu Lingga Bayu, 84,89 Gram Narkotika Disita

Ironisnya, kata dia, masyarakat tetap dibebani kewajiban membayar tagihan listrik tepat waktu. Namun ketika pelayanan mengalami kegagalan besar, publik hanya disuguhkan permintaan maaf tanpa kepastian solusi konkret. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai bentuk kegagalan serius dalam tata kelola pelayanan publik.

Ade juga mendesak pemerintah pusat serta kementerian terkait agar tidak menutup mata terhadap persoalan tersebut. Ia meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap sistem distribusi dan pengelolaan kelistrikan PLN di wilayah Sumatera. Menurutnya, apabila insiden sebesar ini tidak diikuti evaluasi tegas terhadap jajaran direksi, maka publik akan menilai negara tidak serius dalam melindungi hak masyarakat atas pelayanan dasar yang layak.

Baca Juga :  PKC PMII Sumut Desak PT Maduma Realisasikan Plasma dan Transparansi Dana Kompensasi

“Jangan sampai rakyat terus menjadi korban dari buruknya tata kelola dan lemahnya pengawasan internal PLN,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Ade menegaskan bahwa mundurnya Direktur Utama PLN merupakan bentuk tanggung jawab moral atas kekacauan yang terjadi. Ia menyebut kepercayaan masyarakat terhadap PLN saat ini berada di titik kritis akibat berulangnya persoalan pelayanan. Karena itu, ia meminta pemerintah segera mengambil langkah tegas demi memulihkan kepercayaan publik dan memastikan kejadian black out besar di Pulau Sumatera tidak kembali terulang di kemudian hari.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KODRAT Medan Bidik Juara Umum Porprovsu XII 2026, 18 Atlet Siap Tempur!
Julis Amitra-Taufik Juara Kelas B Turnamen PB Mitra Sporty Medan 2026, Kadispora dan KONI Siap Dukung Pembinaan Atlet
Keluhan Pegawai RSUD CAM Bekasi Disorot, Direktur dan Wali Kota Belum Beri Tanggapan
GANN Medan Desak Bandar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine Dihukum Maksimal, Jaringan Internasional Harus Dibongkar!
LBH FORWAKA Sumut Desak Isu Aswas Kejati Sumut Diamankan Kejagung Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Serangan Balik Disorot
Cuaca Ekstrem 23–25 Oktober, BPBD Medan Siagakan 53 Personel TRC, Warga Diminta Waspada Banjir
Isu Aswas Kejati Sumut Diamankan Kejagung Dibantah, Forwaka: Jangan Rusak Karakter Pejabat dengan Informasi Belum Terverifikasi
Jelang Porprovsu XII 2026, Persiapan Kontingen Medan Disorot, Bobby Zulkarnain Minta Dispora Bertindak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:32 WIB

KODRAT Medan Bidik Juara Umum Porprovsu XII 2026, 18 Atlet Siap Tempur!

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Julis Amitra-Taufik Juara Kelas B Turnamen PB Mitra Sporty Medan 2026, Kadispora dan KONI Siap Dukung Pembinaan Atlet

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Keluhan Pegawai RSUD CAM Bekasi Disorot, Direktur dan Wali Kota Belum Beri Tanggapan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:37 WIB

GANN Medan Desak Bandar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine Dihukum Maksimal, Jaringan Internasional Harus Dibongkar!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:13 WIB

LBH FORWAKA Sumut Desak Isu Aswas Kejati Sumut Diamankan Kejagung Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Serangan Balik Disorot

Berita Terbaru