MEDAN, LIBAS86.COM – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mendorong Dinas Perhubungan Kota Medan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui keterbukaan informasi, pemanfaatan teknologi digital, dan pola komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Dorongan itu disampaikan saat memimpin rapat evaluasi bersama jajaran Dishub di ruang Intelligent Transport System (ITS) Kota Medan, Rabu (20/5/2026), sebagai langkah memperkuat efektivitas kerja di lapangan.
Dalam rapat yang dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Medan, Irsan I. Nasution, para kepala bidang, serta Tim Cakrawala, Rico menegaskan pentingnya membangun kepercayaan publik melalui kinerja nyata yang dapat dirasakan langsung masyarakat. Menurutnya, berbagai upaya penertiban yang telah dilakukan selama ini kerap tidak terlihat publik sehingga memunculkan persepsi negatif terhadap kinerja Dishub Medan.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Rico mendorong pemanfaatan teknologi seperti body camera (body cam), CCTV, hingga drone sebagai sarana pengawasan dan dokumentasi di lapangan. Selain itu, aktivitas petugas Dishub juga diharapkan lebih aktif dipublikasikan melalui media sosial sebagai bentuk transparansi pelayanan publik, sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat dalam memberikan laporan maupun masukan terkait titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas dan parkir liar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Respons masyarakat mulai terlihat. Mereka ikut memberikan informasi titik-titik yang perlu ditertibkan. Ini menunjukkan komunikasi publik mulai terbangun dengan baik,” ujar Rico. Ia menegaskan bahwa keterbukaan bukan sekadar pencitraan, tetapi menjadi instrumen penting untuk memperlihatkan kerja nyata pemerintah kepada masyarakat.
Di sisi lain, Rico meminta Dishub Medan memiliki data konkret mengenai jumlah serta persebaran juru parkir liar di Kota Medan, lengkap dengan pemetaan wilayah untuk mendukung kebijakan penertiban yang lebih efektif. Ia juga menekankan perlunya efek jera terhadap pelanggaran parkir liar, termasuk membuka opsi sanksi tegas hingga pencabutan izin bagi pengelola parkir yang tidak mematuhi aturan.
Menutup arahannya, Rico mengingatkan bahwa penertiban harus dibarengi solusi sosial yang manusiawi. Pemerintah Kota Medan, kata dia, tidak hanya fokus pada tindakan represif, tetapi juga perlu menghadirkan pemberdayaan bagi para jukir liar melalui koordinasi lintas perangkat daerah. Dengan penguatan regulasi, teknologi, dan soliditas internal, Rico berharap Dishub Medan mampu menghadirkan pelayanan transportasi yang profesional, transparan, dan semakin dipercaya masyarakat.
Penulis : LBS86/ RG
Editor : REDAKSI
Sumber Berita: Pemko Medan
































































































































































































































































































































































































































































































































































































































