MEDAN, LIBAS86 COM — Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai kunjungan silaturahmi pengurus Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kota Medan ke Kampus Universitas Pembangunan Panca Budi, Senin (18/5/2026). Audiensi yang berlangsung akrab itu menjadi momentum penting dalam membangun sinergi penyelamatan generasi muda dari ancaman narkoba, bullying hingga pelecehan seksual di lingkungan pendidikan tinggi.
Rombongan GANN Medan dipimpin langsung Ketua DPC GANN Medan, Syoekri Latief Pinem yang akrab disapa Papi, didampingi Sekretaris Ray Pitty Siregar, Bendahara Fery Situmeang, Wakil Ketua Depin Tanto Ginting serta Ketua Srikandi GANN Medan Lucy Mardiana. Kehadiran mereka diterima hangat oleh jajaran Biro Layanan Mahasiswa dan Alumni Kampus Panca Budi, di antaranya Pak Jodi, Ibu Wirda, Ibu Devi Luta, Pak Reza serta Ibu Fina dari Unit Kerja Sama.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, kedua belah pihak membahas rencana kolaborasi strategis dalam sejumlah program edukatif. Kegiatan tersebut nantinya akan dikemas secara profesional melalui kuliah umum, seminar edukasi, penyuluhan bahaya narkoba, pencegahan pelecehan seksual hingga kampanye anti-bullying di lingkungan kampus. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya membangun lingkungan akademik yang aman, sehat dan produktif bagi mahasiswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua DPC GANN Medan, Syoekri Latief Pinem, juga menyampaikan gagasan progresif agar setiap penerimaan mahasiswa baru di kampus dilakukan urine test. Menurutnya, langkah preventif tersebut dapat menjadi benteng awal untuk memastikan lingkungan kampus benar-benar steril dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba. “Harapannya Kampus Pembangunan Panca Budi bisa menjadi kampus BERSINAR — Bersih dari Narkoba,” ungkapnya, diamini Bendahara GANN Medan, Fery Situmeang.
Sementara itu, Pak Jodi selaku Kepala Biro Layanan Mahasiswa dan Alumni menyambut positif gagasan kerja sama tersebut. Pihak kampus, kata dia, akan segera menyampaikan hasil audiensi kepada Rektor guna mendapatkan persetujuan untuk merealisasikan kerja sama resmi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Dukungan kampus dinilai menjadi sinyal kuat bahwa upaya pencegahan narkoba di dunia pendidikan harus menjadi agenda bersama.
Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan. Silaturahmi ini bukan hanya menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga simbol komitmen bersama dalam menciptakan generasi muda Kota Medan yang sehat, berkarakter, bebas narkoba dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Penulis : LBS86/ RG
Editor : REDAKSI
































































































































































































































































































































































































































































































































































































































