Rico Waas Paparkan Strategi Stabilitas Pangan Medan dan Program “Sapa Warga” di Hadapan Serdik Sespimmen Polri

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas memaparkan strategi Pemerintah Kota Medan dalam menjaga stabilitas pangan, keamanan lingkungan, dan penguatan pelayanan publik saat menerima kunjungan Kuliah Kerja Profesi (KKP) peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-66 Tahun 2026 di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (19/5/2026). Dalam forum tersebut, Rico menegaskan bahwa stabilitas daerah harus dijaga melalui kolaborasi lintas sektor dan respons cepat terhadap persoalan masyarakat.

Di hadapan peserta didik Sespimmen Polri, Rico Waas menjelaskan bahwa Pemko Medan secara rutin melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok melalui laporan harian Dinas Ketahanan Pangan. Sejumlah komoditas strategis seperti ayam, telur, cabai, bawang, hingga beras menjadi fokus pengawasan karena rentan mengalami gejolak harga yang berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat.

Baca Juga :  Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian

Rico mengungkapkan, ketika harga ayam sempat menyentuh Rp41 ribu per kilogram, organisasi perangkat daerah (OPD) langsung diterjunkan ke lapangan guna mencari penyebab lonjakan sekaligus merumuskan solusi cepat. Menurutnya, Kota Medan masih memiliki ketergantungan cukup tinggi terhadap pasokan pangan dari luar daerah. Kondisi tersebut membuat gangguan distribusi maupun gagal panen di daerah pemasok, seperti Kabupaten Karo, berpotensi memicu kelangkaan dan kenaikan harga komoditas di Medan.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Pemko Medan terus memperkuat kerja sama antarwilayah dengan daerah sentra produksi pangan serta mendorong penguatan petani kecil bersama Bank Indonesia. Selain itu, pemerintah kota juga mengoptimalkan pemanfaatan website “Simpang” sebagai sistem pemantauan stok dan harga pangan secara harian. Jika ditemukan lonjakan harga tidak wajar, Pemko Medan bersama Forkopimda segera turun melakukan pengecekan untuk memastikan tidak terjadi penimbunan maupun gangguan distribusi barang.

Tidak hanya soal pangan, Rico Waas juga menyoroti pentingnya pendekatan langsung kepada masyarakat melalui program “Sapa Warga” dan pengaktifan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling). Setiap pekan, dirinya bersama OPD, camat, dan lurah turun langsung ke lingkungan warga guna menyerap aspirasi sekaligus menyelesaikan persoalan secara cepat. Ia mencontohkan laporan dugaan barak narkoba di kawasan Medan Selayang yang langsung ditindaklanjuti hanya dalam hitungan hari sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Gerindra Dorong Evaluasi Total Latsarmil, Tegaskan Program Kopdes Merah Putih dan KNMP Tetap Dilanjutkan

Sementara itu, Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri, Dwi Subagio menyampaikan bahwa kegiatan Kuliah Kerja Profesi (KKP) bertujuan mengasah kemampuan analisis, kepemimpinan, serta pemahaman peserta didik terhadap kondisi riil di lapangan. Menurutnya, isu ketahanan pangan, energi, dan stabilitas ekonomi menjadi pembahasan penting dalam mendukung visi besar menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis : LBS86/ RG

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa
Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut
DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali
Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian
H. Sugiat Santoso Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Dai & Tahfiz Nur Asyqi di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani
Wali Kota Tanjungbalai Percepat Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN Sumut Susun NPGT
PMII Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI, Minta Pangdam I/Bukit Barisan Cek Langsung ke Lokasi
Kepala dan Sekretaris Disdikbud Medan Bungkam, Dugaan Revitalisasi Sekolah Rp47,4 Miliar Kian Disorot, LSM Siapkan Laporan ke APH
Berita ini 0 kali dibaca
Rico Waas memaparkan strategi stabilitas pangan Kota Medan di hadapan peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-66 Tahun 2026. Pemko Medan mengoptimalkan pemantauan harga bahan pokok, penguatan petani kecil, hingga program “Sapa Warga” guna memastikan keamanan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:41 WIB

Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:11 WIB

Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:52 WIB

DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali

Senin, 27 Juli 2026 - 20:55 WIB

Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian

Senin, 27 Juli 2026 - 17:12 WIB

H. Sugiat Santoso Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Dai & Tahfiz Nur Asyqi di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani

Berita Terbaru