MEDAN, LIBAS86.COM — Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Muhibuddin, resmi melantik Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati), Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum), serta tujuh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Cipta Kerta, Medan, Selasa (5/5/2026), disertai pengambilan sumpah jabatan di hadapan tokoh agama.
Pelantikan ini merujuk pada Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 488 Tahun 2026 dan Nomor 347 Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Dalam keputusan tersebut, sejumlah pejabat strategis mengalami rotasi dan promosi sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kinerja institusi penegak hukum.
Beberapa pejabat yang mengalami perubahan di antaranya Abdullah Noer Denny yang dipromosikan sebagai Direktur IV pada Jaksa Agung Muda Intelijen, digantikan oleh Eko Adhyaksono sebagai Wakajati Sumut. Sementara posisi Aspidum kini diisi Suhendri, menggantikan pejabat sebelumnya yang mendapat promosi di tingkat pusat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, tujuh Kepala Kejaksaan Negeri di Sumatera Utara turut mengalami pergantian. Syahrir Jasman menjabat sebagai Kajari Batubara, Hartadi Christitanto sebagai Kajari Padang Sidempuan, Alexander Zaldi di Labuhanbatu Selatan, M. Emri Kurniawan di Tapanuli Selatan, Jeffry Paultje Maukar di Labuhanbatu, serta Edmon Novvery Purba sebagai Kajari Karo.
Dalam sambutannya, Muhibuddin menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah dan sarana pengabdian kepada negara. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik segera melakukan pemetaan wilayah tugas, bekerja profesional, serta mengedepankan rasa keadilan dalam setiap penegakan hukum.
“Penegakan hukum harus berani, namun tetap berlandaskan hati nurani dan kemanusiaan. Hindari segala bentuk penyalahgunaan kewenangan, termasuk praktik transaksional. Bentengi diri dengan iman dan ketakwaan demi menjaga integritas institusi,” tegasnya.
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri para pejabat utama Kejati Sumut, para Kajari, serta Kepala Cabang Kejaksaan Negeri se-Sumatera Utara. Momentum ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan di tengah tuntutan transparansi dan akuntabilitas hukum.
Penulis : LBS86/ REL
Editor : REDAKSI
































































































































































































































































































































































































































































































































































































































