Belajar Dari Pengalaman, Rico Waas Siapkan Langkah Strategis Menghadapi Bencana Banjir

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Persoalan banjir dan infrastruktur masih menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi Pemko Medan. Oleh sebab itu dibutuhkan langkah-langkah strategis dan evaluasi secara mendalam guna mengatasinya.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas dalam sebuah sesi podcast bersama dengan kantor berita Antara dengan mengangkat tema “Mitigasi Bencana” di Studio Kantor Antara Sumut, jalan Raden Saleh, Kamis (19/2/2026).

Rico Waas mengungkapkan saat terjadinya cuaca ekstrem yang melanda seperti hujan, dirinya akan langsung melakukan koordinasi cepat dengan Perangkat Daerah terkait, terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan pemantauan secara spesifik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu langkah yang dilakukan yaitu dengan memastikan kondisi cuaca di area pegunungan untuk memprediksi debit air yang akan turun ke kota. Lalu melihat perubahan warna air sungai menjadi alarm awal untuk mendeteksi potensi banjir kiriman, serta laporan real-time dari setiap kecamatan dikumpulkan untuk memastikan titik kenaikan air dan keamanan proses evakuasi warga.

Baca Juga :  PC PMII Madina Dukung Pemerintah Perkuat Penanganan Bencana: Akses Jalan Rusak, Bantuan Disalurkan Lewat Jalur Udara

“Kami wajib menyiapkan sistemnya, kita memantau kondisi cuaca yang terjadi, lalu bagaimana evakuasi yang perlu dilakukan bila terjadi banjir dan kemana warga harus dievakuasi, itu semua sudah ada sistemnya,”kata Rico Waas mengingat pentingnya penajaman sistem berdasarkan pengalaman lapangan yang terjadi beberapa waktu lalu.

Rico Waas juga mengungkapkan penanganan masalah banjir ini sudah masuk dalam perencanaan Musrenbang dan program di Dinas SDABMBK, namun pengerjaannya dilakukan secara bertahap.

Baca Juga :  Akhirnya Terungkap! Amsal Sitepu Bebas di Tipikor Medan

Selain itu, orang nomor satu di Pemko Medan itu juga menyoroti beberapa wilayah yang menjadi fokus perbaikan meliputi Medan bagian Utara seperti Kecamatan Medan Belawan, Kecamatan Medan Labuhan, Kecamatan Medan Marelan dan Kecamatan Medan Deli.

“Tentunya pengerjaan dilakukan secara bertahap merujuk pada integrasi penanganan perbaikan parit tersumbat yang sering menjadi pemicu terjadinya banjir lokal,”ujar Rico Waas.

Saat di singgung mengenai penyebab dominan terjadinya banjir, Rico Waas menjawab bahwa ini adalah akumulasi dari berbagai faktor yang saling berkaitan seperti pendangkalan sungai yang membutuhkan normalisasi, persoalan tumpukan sampah yang menghambat aliran air serta dibutuhkan pelebaran kapasitas sungai sehingga mampu menampung debit air yang terus meningkat.

Baca Juga :  Tingkatkan ... PAD Harus Dikejar Sampai Akhir Tahun, Rico Waas:"Evaluasi Pencapaian Penerimaan dan Tegaskan Progres".

“Walaupun penanganan sungai secara regulasi berada di bawah wewenang pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), namun kami menekankan bahwa Pemerintah Kota juga terus mendorong koordinasi dan komitmen bersama demi mencari solusi permanen mengatasi persoalan banjir ini,”ungkap Rico Waas.

Dibagian akhir sesi Podcast itu, Rico Waas mengatakan seluruh Perangkat Daerah yang ada di lingkungan Pemko Medan ikut dilibatkan dalam proses mitigasi bencana.

“Jadi bila terjadi lagi bencana kita sudah siap, termasuk yang ada di kewilayahan harus memiliki standar SOP guna meningkatkan kewaspadaan,”pungkasnya.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemko Medan Kumpulkan 28 Ton Sampah dalam Gotong Royong Massal
Revitalisasi Rp1,25 Miliar di SMPN 38 Medan Jadi Sorotan, Aktivitas Belajar Berlangsung di Tengah Proyek Konstruksi
Warga Lingkungan XIV Terjun Mengeluh: Drainase Tersumbat, Jalan Tergenang, Perhatian Pemerintah Dinilai Minim
DPO Terpidana Penggelapan Albert A Hock Ditangkap Tim Kejatisu dan Kejari Tanjungbalai
Komisi XIII DPR RI Kawal Pengembalian 83,26 Hektare Lahan Padang Halaban, Sugiat Santoso Tegaskan Negara Harus Hadir
Resmi Pimpin Kejari Madina, Mohammad Nursaitias Tegaskan Komitmen Pelayanan dan Penegakan Hukum
FORWAKA Nias Selatan Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pers dan Pemerintah untuk Pembangunan Daerah
Gerindra Sebut Perombakan Pimpinan BGN Bukti Komitmen Presiden Prabowo Benahi Program MBG
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:07 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemko Medan Kumpulkan 28 Ton Sampah dalam Gotong Royong Massal

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:25 WIB

Revitalisasi Rp1,25 Miliar di SMPN 38 Medan Jadi Sorotan, Aktivitas Belajar Berlangsung di Tengah Proyek Konstruksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:23 WIB

Warga Lingkungan XIV Terjun Mengeluh: Drainase Tersumbat, Jalan Tergenang, Perhatian Pemerintah Dinilai Minim

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:11 WIB

DPO Terpidana Penggelapan Albert A Hock Ditangkap Tim Kejatisu dan Kejari Tanjungbalai

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:17 WIB

Resmi Pimpin Kejari Madina, Mohammad Nursaitias Tegaskan Komitmen Pelayanan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru