Rico Waas Dorong IWAPI Medan Perkuat Kurasi dan Ketangguhan Pengusaha Perempuan

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Medan untuk memperkuat kurasi usaha dan meningkatkan ketangguhan pengusaha perempuan agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan dinamika ekonomi yang terus berubah.

Dorongan tersebut disampaikannya saat menerima audiensi jajaran pengurus IWAPI Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (19/1/2026).

Audiensi tersebut menjadi ruang dialog strategis untuk memperkuat kolaborasi antara Pemko Medan dan IWAPI dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha perempuan di tengah berbagai tantangan global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, pengurus IWAPI turut membawa dan memamerkan sejumlah produk UMKM, antara lain miniatur furnitur, tas berbahan kulit dan kain, serta kain songket, sebagai representasi karya, kreativitas, dan potensi usaha anggota IWAPI Kota Medan.

Dalam audiensi yang dihadiri Plt Ketua DPC IWAPI Kota Medan Liana Dwi Sri Hastuti, Wakil Ketua Bidang Keorganisasian, Keanggotaan, Kesekretariatan, dan Kelembagaan Yoshida Sary, Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Budaya, dan Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua DPRan Medan Johor Moudy Respati, Ketua DPRan Medan Petisah Ar. Nina Adeliza Nasution, serta Ketua DPRan Medan Tembung Anita Pratiwi itu, Rico Waas menekankan, kondisi ekonomi selalu mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun.

Baca Juga :  Rico Waas Dorong Perempuan Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Ia menyebut pandemi sebagai pelajaran penting tentang pentingnya kolaborasi, adaptasi, dan daya tahan pelaku usaha.

“Ekonomi tidak pernah statis. Menciptakan banyak pengusaha itu baik, tetapi menciptakan usaha tanpa kurasi dan tanpa ukuran ketangguhan juga berisiko. Pengusaha baru harus dibekali keterampilan bertahan agar mampu berkembang secara berkelanjutan,” ujar Rico Waas seraya mengharapkan IWAPI menjadi ruang pengasahan pengusaha perempuan agar benar-benar siap naik kelas.

Menurutnya, UMKM di Medan memiliki produk yang potensial, namun masih membutuhkan penguatan dari sisi kurasi, permodalan, peningkatan kualitas, serta perencanaan bisnis agar dapat naik kelas dan bersaing lebih luas. Oleh karena itu, data yang akurat terkait jenis usaha, sebaran wilayah, keunikan produk, hingga kondisi permodalan menjadi sangat penting.

Baca Juga :  Mengetuk Pintu Warga, Negara Hadir Tanpa Sekat: Lurah Terjun Turun Langsung di Lingkungan 02, 08, dan 09

Rico Waas mendorong IWAPI Medan untuk menyampaikan data komprehensif mengenai usaha para anggotanya sebagai dasar perumusan kebijakan yang tepat sasaran. Ia juga menyatakan Pemko Medan siap menyiapkan kurator bagi pelaku kriya, desainer busana, perajin sepatu, hingga pelaku industri kreatif lainnya agar produk lokal memiliki identitas, kualitas, dan daya saing.

“Kita perlu mengetahui jenis usahanya, tersebar di mana, keunikannya apa, hingga kondisi permodalannya. Dari situ kita bisa membuka jejaring, peluang promosi, serta mendorong investasi,” ujarnya didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Medan Citra Effendi Capah, Kepala Bappeda Ferry Ichsan, Kepala Dinas Pariwisata M. Odi Anggia Batubara, serta Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Ramadhan.

Selain sektor kriya dan fesyen, Rico Waas juga menyoroti potensi besar kuliner Kota Medan. Ia berharap IWAPI turut berperan aktif mempromosikan Medan sebagai kota kuliner unggulan di tingkat nasional seiring dengan tumbuhnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca Juga :  HUT ke-50 Kajari Tanjungbalai, Forwaka Datang Memberi Do'a, Bobon Robiana Buka Isyarat Kasus Korupsi Bank BUMN

Plt Ketua DPC IWAPI Medan, Liana Dwi Sri Hastuti, menyebut IWAPI Kota Medan saat ini memiliki sekitar 300 anggota aktif yang seluruhnya telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan bergerak di berbagai sektor usaha barang dan jasa. Secara keseluruhan, IWAPI membina sekitar 700 pelaku UMKM yang tersebar di 21 kecamatan dan bersinergi dengan kelurahan serta kecamatan.

Ia juga menjelaskan rencana pelaksanaan peringatan HUT ke-51 IWAPI yang akan digelar pada 10 Februari 2026 dirangkai dengan Rapat Kerja Cabang. Rangkaian kegiatan tersebut akan diisi dengan berbagai agenda, termasuk lomba coding sebagai bagian dari penguatan digitalisasi UMKM. Kegiatan direncanakan berlangsung di kawasan Warenhuis dengan waktu pelaksanaan yang akan disesuaikan.

Rico Waas menyampaikan mendukung kegiatan itu dan mempersilakan IWAPI berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemko Medan Kebut Syarat Rusun Seruwai, Siap Masuk Tahap Penetapan Lokasi
Kejari Madina Hadirkan Edukasi Hukum Lewat Program Jaksa Menyapa DI Radio Start 102.6 FM
Adhyaksa Peduli, Kejari Mandailing Natal Bagikan Ratusan Takjil kepada Masyarakat
Pengawasan Internal Diperketat, 23 Perwira Polres Mandailing Natal Negatif Narkoba
PKC PMII Sumut Desak Kodam I/Bukit Barisan Periksa Dandim 0212/Tapsel Terkait Dugaan Tambang Ilegal
Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Plt Kajari Mandailing Natal Silaturahmi ke Polres Mandailing Natal
Kapolres Madina Terima Kunjungan Plt Kajari, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum
4.000 Kursi Ludes Sehari, Program Mudik Gratis Pemko Medan 2026 Diserbu Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:48 WIB

Pemko Medan Kebut Syarat Rusun Seruwai, Siap Masuk Tahap Penetapan Lokasi

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:25 WIB

Kejari Madina Hadirkan Edukasi Hukum Lewat Program Jaksa Menyapa DI Radio Start 102.6 FM

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:07 WIB

Adhyaksa Peduli, Kejari Mandailing Natal Bagikan Ratusan Takjil kepada Masyarakat

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:38 WIB

Pengawasan Internal Diperketat, 23 Perwira Polres Mandailing Natal Negatif Narkoba

Senin, 2 Maret 2026 - 22:24 WIB

PKC PMII Sumut Desak Kodam I/Bukit Barisan Periksa Dandim 0212/Tapsel Terkait Dugaan Tambang Ilegal

Berita Terbaru