Di Balik Deru Alat Berat ke Aceh Tamiang, Peran Senyap Gibson Panjaitan Pimpin Misi Kemanusiaan Pemko Medan.

- Penulis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN- LIBAS86.COM – Pemulihan pasca banjir di Kabupaten Aceh Tamiang tak hanya berbicara tentang lumpur, puing, dan alat berat yang bekerja siang malam. Di balik itu, ada kepemimpinan teknis dan keputusan cepat yang menjadi kunci efektivitas bantuan. Salah satunya datang dari Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Gibson Panjaitan.

Sejak bencana banjir melanda Aceh Tamiang, Gibson menjadi figur sentral yang memastikan misi kemanusiaan Pemko Medan berjalan terukur, cepat, dan tidak mengorbankan pelayanan publik di Kota Medan.

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Bapak Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap, kami bergerak cepat. Bukan hanya mengirim alat berat, tapi memastikan apa yang dikirim benar-benar dibutuhkan di lapangan,” ujar Gibson Panjaitan saat dikonfirmasi, Jumat (9/1/2026).

Tahap pertama bantuan dikirim pada 19 Desember 2025. Saat itu, Gibson memastikan armada yang diberangkatkan bukan sekadar simbol solidaritas. Satu unit motor grader, dua backhoe loader, empat dump truck, serta tiga trado lengkap dengan operator dan sopir dilepas langsung oleh Wali Kota Medan dari kantor Wali Kota.

Namun, kerja Gibson tidak berhenti di balik meja. Ia terus memantau laporan lapangan, berkoordinasi langsung dengan Pemkab Aceh Tamiang, dan mengevaluasi efektivitas alat berat yang bekerja.

“Dari laporan petugas, ada kebutuhan mendesak akan skid loader. Alat ini sangat krusial untuk pembersihan material pasca banjir di area padat dan perkantoran,” jelasnya.

Baca Juga :  GEMPAK Soroti Dugaan Penurunan Mutu Irigasi Sabajior, BBWS Didesak Buka Dokumen Proyek

Tanpa menunggu lama, informasi itu disampaikan kepada Wali Kota Medan. Respons cepat pun lahir. Pada 31 Desember 2025, dua unit skid loader diberangkatkan sebagai bantuan tahap kedua. Keputusan ini terbukti tepat. Proses pembersihan berjalan lebih cepat dan efektif.

Kinerja alat berat Pemko Medan bahkan menarik perhatian Pemerintah Pusat. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai kontribusi tersebut signifikan dalam percepatan pemulihan Aceh Tamiang.

“Melihat dampaknya di lapangan, Kemendagri meminta agar Pemko Medan kembali menambah skid loader. Bahkan Praja IPDN ikut diterjunkan untuk membantu,” ungkap Gibson.

Atas arahan Wali Kota Medan, Gibson kembali memimpin pengiriman tahap ketiga pada 7 Januari 2026. Empat unit skid loader, satu unit kompresor, dan satu unit mobil crane diberangkatkan. Total, sebanyak 14 unit alat berat dan truk, didukung 23 operator dan sopir, kini bekerja di Aceh Tamiang.

Baca Juga :  Pemko Medan Terima UHC Award 2026, Dinkes Pastikan Layanan Kesehatan Makin Optimal

Meski demikian, Gibson menegaskan satu hal penting: solidaritas tidak boleh mengorbankan pelayanan warga Medan.

“Pesan Bapak Wali Kota sangat jelas. Bantuan harus maksimal, tapi pelayanan di Medan tidak boleh terganggu. Kami pastikan alat dan personel di Medan tetap aman dan operasional,” tegasnya.

Di lapangan, seluruh petugas bekerja mengikuti arahan Pemkab Aceh Tamiang dan Kemendagri. Pola kerja disesuaikan kebutuhan daerah terdampak, sementara Pemko Medan memastikan kesiapsiagaan penuh.

Bagi Gibson Panjaitan, misi ini bukan sekadar tugas administratif. Ini adalah bentuk kehadiran negara—dan solidaritas antardaerah—yang nyata.

“Selama masih dibutuhkan dan tidak mengganggu pelayanan masyarakat Medan, kami siap siaga,” pungkasnya.

Penulis : LBS86/ RYANT GOBEL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa
Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut
DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali
Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian
H. Sugiat Santoso Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Dai & Tahfiz Nur Asyqi di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani
Wali Kota Tanjungbalai Percepat Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN Sumut Susun NPGT
PMII Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI, Minta Pangdam I/Bukit Barisan Cek Langsung ke Lokasi
Kepala dan Sekretaris Disdikbud Medan Bungkam, Dugaan Revitalisasi Sekolah Rp47,4 Miliar Kian Disorot, LSM Siapkan Laporan ke APH
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:41 WIB

Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:11 WIB

Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:52 WIB

DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali

Senin, 27 Juli 2026 - 20:55 WIB

Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian

Senin, 27 Juli 2026 - 17:12 WIB

H. Sugiat Santoso Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Dai & Tahfiz Nur Asyqi di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani

Berita Terbaru