Di Tengah Duka Sumatera, Ribuan Warga Tanjungbalai Larut dalam Zikir dan Doa di Usia Kota ke-405

- Penulis

Minggu, 28 Desember 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGBALAI, LIBAS86.COM – Langit sore di Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah tampak teduh, seolah ikut merasakan suasana batin ribuan warga yang berkumpul. Tak ada pesta, tak ada kembang api. Di usia ke-405 Kota Tanjungbalai, doa dan zikir dipilih sebagai bahasa empati atas bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, khususnya Sumatera Utara.

Sabtu (27/12/2025) sore, sejak pukul 14.30 WIB, ribuan masyarakat larut dalam Tabligh Akbar, Zikir, dan Doa Bersama yang digelar Pemerintah Kota Tanjungbalai. Tangis haru sesekali pecah, menyatu dengan lantunan zikir yang menggema, mengirimkan doa bagi saudara-saudara di Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, hingga Langkat yang terdampak bencana.

Baca Juga :  Maraginda Direktur Cv. Sumber Batu Hadir untuk Korban Longsor, Beras Disalurkan Lewat Sekcam Kotanopan

Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Batu-bara hadir langsung bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Kehadiran para pemimpin daerah di tengah warga menegaskan bahwa peringatan hari jadi kota bukan sekadar seremoni, tetapi ruang kebersamaan dan empati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di usia 405 tahun ini, Kota Tanjungbalai memilih menundukkan kepala, menguatkan hati, dan mengirimkan doa. Kita ingin menunjukkan bahwa duka saudara-saudara kita adalah duka kita bersama,” ujar Wali Kota Mahyaruddin Salim dalam suasana khidmat.

Rangkaian kegiatan diawali pembacaan wahyu Ilahi oleh Ustadz Nurdin, dilanjutkan zikir bersama yang dipandu Ustadz Aswin Anwar, serta doa bersama yang dipimpin Ustadz Ardiansyah. Suasana semakin menyentuh saat ribuan tangan terangkat, memanjatkan harapan agar bencana segera berlalu dan masyarakat Sumatera diberi kekuatan.

Baca Juga :  Rico Waas Ambil Sumpah Janji dan Lantik 53 Pejabat Fungsional, Pesankan Pakai Hati Dalam Bekerja Tunjukkan Profesional dan Integritas

Dalam tausiyahnya, Ustadz H. Hasan Qosasih mengajak masyarakat menjadikan musibah sebagai pengingat untuk memperkuat iman dan solidaritas. “Bencana bukan hanya ujian bagi yang tertimpa, tapi juga panggilan bagi kita semua untuk peduli dan saling menguatkan,” tuturnya.

Momentum religius ini juga diisi dengan aksi nyata kepedulian. Pemerintah Kota Tanjungbalai menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 3.255 penerima manfaat. Sebanyak 1.755 orang menerima insentif bagi bilal mayat, penggali kubur, serta guru MDA/RA, sementara 1.500 lainnya menerima zakat dari Baznas Kota Tanjungbalai yang diperuntukkan bagi fakir miskin, mualaf, anak yatim, dan kaum duafa.

Baca Juga :  Si Jago Merah Amuk Mompang Julu, Rumah Warga Ludes, Kerugian Capai Rp3 Miliar

Di tengah suasana haru, hiburan religi dari H. Mastur dan Paus Mini menghadirkan senyum dan tawa yang menyejukkan, seolah menjadi penyeimbang antara duka dan harapan.

Peringatan Hari Jadi Kota Tanjungbalai ke-405 tahun ini pun meninggalkan pesan mendalam: bahwa kekuatan sebuah kota tidak hanya diukur dari usia dan pembangunan fisik, tetapi dari ketulusan warganya untuk saling mendoakan, berbagi, dan berdiri bersama di saat duka melanda.

Penulis : LBS86/ IS

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Wali Kota Bersama Forkopimda Tanjungbalai Kompak Beri Kejutan di Hari Ulang Tahun Ke-43 Dan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko
Gibson Panjaitan: Dari Pembenahan Data hingga Tekad Menyudahi Banjir Medan.
Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri
Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai-sungai Besar di Medan.
Belajar dari Banjir Besar 2025, Rico Waas Perintahkan Penguatan Total Kesiapsiagaan Bencana.
Warenhuis Menunggu Arah, Publik Menunggu Jawaban: Kadis Pariwisata Medan Masih “Rapat”.
Dari Tanah Kelahiran Bengkulu hingga Mengabdi di Madina, Jejak Karier AKBP Bagus Priandy
PKC PMII Sumut Kecam Tambang Ilegal di Madina, Kapolres Baru Diminta Bertindak Tegas Tanpa Tebang Pilih
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:03 WIB

Wali Kota Bersama Forkopimda Tanjungbalai Kompak Beri Kejutan di Hari Ulang Tahun Ke-43 Dan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:08 WIB

Gibson Panjaitan: Dari Pembenahan Data hingga Tekad Menyudahi Banjir Medan.

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:01 WIB

Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:22 WIB

Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai-sungai Besar di Medan.

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Belajar dari Banjir Besar 2025, Rico Waas Perintahkan Penguatan Total Kesiapsiagaan Bencana.

Berita Terbaru