Misteri Proyek Irigasi Sabajior: Dua Anggaran Diduga Disatukan, Pengerjaan Rapuh dan Tanpa Papan Proyek

- Penulis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM – Proyek irigasi persawahan di Desa Sabajior, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal kembali memunculkan sorotan tajam. Proyek yang disebut-sebut berasal dari Balai Wilayah Sungai (BWS) dengan nilai sekitar Rp190 juta ini ditemukan tidak memenuhi standar pekerjaan berdasarkan hasil liputan di lapangan. Jika dihitung dari dua proyek yang diduga diarahkan ke titik yang sama, total anggarannya mencapai sekitar Rp380 juta.

Hasil penelusuran menunjukkan sejumlah kejanggalan. Dua mata anggaran diduga diarahkan ke satu titik yang sama, pekerjaan dilakukan tanpa koordinasi ke pemerintah desa, dan dari kedua proyek tersebut tidak ada papan proyek yang dipasang di lokasi, sehingga tidak terlihat siapa pelaksana serta sumber dananya.

Baca Juga :  Maraginda Direktur Cv. Sumber Batu Hadir untuk Korban Longsor, Beras Disalurkan Lewat Sekcam Kotanopan

Pantauan langsung di lokasi Selain kondisi dinding yang tampak rapuh, aliran air juga terlihat menggerus bagian dalam saluran. Beberapa titik menunjukkan retakan dan tanah yang mulai terkikis, sehingga diragukan mampu bertahan saat debit air meningkat dan memperlihatkan konstruksi yang jauh dari standar teknis. beberapa bagian saluran tidak memiliki dasar cor yang kuat dan mulai hancur, serta ditemukan campuran material yang tidak layak seperti pasir lepas, akar pohon, hingga tanah lembek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Sabajior Rahmat Saleh, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerima pemberitahuan apa pun terkait pengerjaan tersebut.

“Kami tidak tahu anggarannya dari mana karena tidak ada yang melapor ke desa. Tiba-tiba pekerjaan sudah berjalan. Pernah ada yang membawa berkas meminta tanda tangan usulan, tetapi saya tidak tahu siapa pemenang tendernya. Saat saya hendak ke kebun, pekerja proyek bilang mereka mulai mengerjakan saluran itu. Saya sudah mengingatkan agar pekerjaannya dibuat dengan baik dan sesuai standar,” ujar Rahmat. Sabtu (6/12/25)

Baca Juga :  Serah Terima Jabatan di Polres Madina, Kapolres Dorong Kinerja dan Pelayanan Lebih Maksimal

Di lokasi berbeda, Kades Hutabaringin, Miswar, menjelaskan pihak yang pernah ia temui serta situasi proyek.

“Kalau pekerjaan yang dari sebelah jalan, proyek pengawasnya ketua Godang. Namun yang pernah jumpa sama saya Munawir,” ujarnya.

Ia kemudian menambahkan,
“Kalau pekerjaan yang kami awasi sudah hampir rampung. Sedangkan pekerjaan yang mereka awasi, informasinya waktu pengerjaan tinggal sekitar dua minggu lagi.”

Baca Juga :  Sambut Baik Astindo Sumut Travel Exchange 2025, Rico Waas : Buat Menarik, Kenalkan Medan Melalui Gastronomy Experience

Sementara itu, Kepala Desa Sukaramai, Munawir, saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, menyatakan bahwa proyek tersebut benar berasal dari BWS dengan nilai anggaran sekitar Rp190 juta.

Rangkaian temuan lapangan memperlihatkan adanya indikasi bahwa dua mata anggaran diarahkan ke titik saluran yang sama. Kedua pekerjaan terlihat tumpang tindih dan menyatu, semakin diperkuat oleh absennya papan proyek yang seharusnya menjadi informasi dasar kepada publik.

Instansi terkait diminta segera turun melakukan pemeriksaan dan memberikan penjelasan resmi terkait dugaan dua kegiatan yang diarahkan ke satu lokasi yang sama dengan total anggaran mencapai Rp380 juta.

Penulis : LBS86/ SP/ MBS

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Calon Penumpang KM Kelud Meninggal di Pelabuhan Belawan, Pelindo Regional 1 Sampaikan Duka Mendalam
Forwaka Dairi Gandeng Kantor Hukum Jetra-Ira & Rekan, Perkuat Perlindungan Hukum Wartawan Saat Bertugas
Propam Mabes Polri Gelar Gaktibplin Senpi di Polres Madina, Tekankan Disiplin Personel
Laskar Prabowo 08 Sumut Apresiasi Satlantas Polrestabes Medan, Dinilai Humanis dan Responsif Layani Masyarakat
Ruko CBD Helvetia Tanpa PBG, Proses SHGB Eks HGU PTPN 2 Diminta Diusut
Realisasi PAD Medan Capai 19,91 Persen, Rico Waas Genjot Pajak Daerah dan Tunggakan PBB
DPC GANN Kota Medan Jalin Sinergi dengan LLDIKTI Wilayah I, Dorong Kampus Bersih Narkoba
LSM Kebenaran Keadilan Geruduk Polda Sumut, Desak Oknum Jaksa Penodong Senpi Segera Diproses Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:58 WIB

Calon Penumpang KM Kelud Meninggal di Pelabuhan Belawan, Pelindo Regional 1 Sampaikan Duka Mendalam

Kamis, 16 April 2026 - 16:53 WIB

Forwaka Dairi Gandeng Kantor Hukum Jetra-Ira & Rekan, Perkuat Perlindungan Hukum Wartawan Saat Bertugas

Kamis, 16 April 2026 - 15:27 WIB

Propam Mabes Polri Gelar Gaktibplin Senpi di Polres Madina, Tekankan Disiplin Personel

Kamis, 16 April 2026 - 14:44 WIB

Laskar Prabowo 08 Sumut Apresiasi Satlantas Polrestabes Medan, Dinilai Humanis dan Responsif Layani Masyarakat

Kamis, 16 April 2026 - 13:05 WIB

Ruko CBD Helvetia Tanpa PBG, Proses SHGB Eks HGU PTPN 2 Diminta Diusut

Berita Terbaru