MEDAN, LIBAS86.COM – Langkah preventif bukan sekadar slogan. Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) membuktikannya dengan turun langsung menyapa pelajar SMP St. Ignasius Medan melalui program nasional Jaksa Masuk Sekolah. Fokusnya jelas: mencegah penyalahgunaan narkoba dan membangun kesadaran hukum dalam bermedia sosial sejak usia sekolah.
Di hadapan puluhan siswa yang memenuhi aula sekolah, jaksa fungsional Bidang Intelijen menyampaikan edukasi komprehensif tentang ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda, sekaligus risiko hukum yang mengintai dalam penggunaan media sosial tanpa etika. Penyuluhan berlangsung interaktif, komunikatif, dan edukatif — tanpa pendekatan represif.
Perwakilan Kejati Sumut menegaskan, pemahaman hukum harus ditanamkan sejak dini agar pelajar tidak terjebak pada kesalahan yang berdampak panjang terhadap masa depan akademik maupun sosial mereka. Edukasi ini menekankan bahwa kesadaran hukum bukan karena takut pada sanksi, melainkan karena memahami konsekuensi dan tanggung jawab sebagai warga negara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain bahaya narkoba, para siswa juga diberikan pemahaman tentang etika digital, termasuk pentingnya menjaga narasi, menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi, serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Pesan yang disampaikan tegas: ruang digital bukan ruang bebas tanpa aturan.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap program seperti ini terus berkelanjutan. Sinergi antara institusi pendidikan dan aparat penegak hukum dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang cerdas, berintegritas, dan sadar hukum.
Program Jaksa Masuk Sekolah menjadi strategi konkret Kejati Sumut dalam memperkuat literasi hukum di kalangan pelajar. Pencegahan dini dinilai sebagai langkah paling efektif untuk memastikan generasi muda Sumatera Utara tumbuh dengan karakter kuat, bebas narkoba, serta bijak dalam bermedia sosial.
Penulis : LBS86/ REL
Editor : REDAKSI




















