Kasus Pembunuhan Siswi SMK di Nias Naik Penyidikan, Forwaka Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forwaka Gunungsitoli, Bothaniman Jaya Telaumbanua, mendesak Polres Nias segera mengungkap kasus pembunuhan siswi SMK di Nias Utara

GUNUNGSITOLI, LIBAS86.COM – Kasus tragis tewasnya seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berinisial AZ (17), warga Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, kini resmi naik ke tahap penyidikan oleh pihak kepolisian. Peristiwa memilukan yang menyita perhatian publik ini mendorong Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Gunungsitoli mendesak aparat penegak hukum agar segera menangkap pelaku pembunuhan tersebut.

Korban diketahui ditemukan meninggal dunia di aliran sungai kecil dalam area perkebunan pada Jumat (15/5/2026) sore sekitar pukul 17.30 WIB. Kondisi jasad korban saat ditemukan memunculkan dugaan kuat adanya tindak pidana pembunuhan. Sebelumnya, korban sempat dilaporkan hilang sejak Rabu (13/5/2026), sebelum akhirnya ditemukan usai pencarian intensif oleh keluarga dan warga sekitar.

Ketua Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Gunungsitoli, Bothaniman Jaya Telaumbanua, menyebut peristiwa tersebut sebagai tragedi kemanusiaan yang mengguncang dunia pendidikan di Pulau Nias. Ia menilai korban yang berasal dari keluarga kurang mampu tengah memperjuangkan masa depan melalui pendidikan, namun harus kehilangan nyawa secara tragis dan tidak wajar.

Baca Juga :  Akhirnya Terungkap! Amsal Sitepu Bebas di Tipikor Medan

“Kami meminta Polres Nias bergerak cepat, profesional, dan transparan dalam mengungkap kasus pembunuhan siswi SMK ini. Pelaku harus segera ditangkap dan diproses hukum seberat-beratnya demi memenuhi rasa keadilan masyarakat,” tegas Bothaniman, Minggu (31/5/2026). Forwaka juga menyatakan siap mengawal proses hukum hingga kasus tersebut terungkap secara terang benderang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Nias, AKP Soni Zalukhu, mengungkapkan bahwa penyidik telah memeriksa sedikitnya 22 saksi, termasuk rekan sekolah korban, warga yang pertama kali menemukan jasad, hingga masyarakat di wilayah yang sempat dilalui korban sebelum dinyatakan hilang. Polisi saat ini masih mendalami motif serta memburu pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Baca Juga :  Situasi Kondusif, Polres Madina Amankan Dua Tersangka Baru Pasca Penetapan Tiga Pelaku Sebelumnya

“Kami terus bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini. Kami meminta dukungan masyarakat agar memberikan informasi sekecil apa pun yang dapat membantu proses penyelidikan,” ujar AKP Soni Zalukhu. Kepolisian juga memastikan perlindungan terhadap saksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku guna mempercepat pengungkapan kasus pembunuhan siswi SMK di Nias Utara tersebut.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

LBH Medan Kritik Anggaran Rp10 Miliar untuk Gedung Satreskrim Polrestabes Medan
BAMPERSU Geruduk Polres Binjai, Desak Kapolres Copot Kasat Narkoba Terkait Maraknya Dugaan Peredaran Narkoba
Disambut Upah-Upah Forkopimda, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Bagikan Pengalaman Haji dan Soroti Pelayanan Jamaah
Tanpa Orasi, AMP2K Gegerkan Kantor Bupati dan Desak KPK Turun Lagi ke Madina
KTH Pantai Labu Forestry Resmi Laporkan PT Tun Suwindu ke Kapolda Sumut dan Kementerian Kehutanan, Dugaan Penyerobotan Hutan Lindung Rugemuk Menguat
SMP Madina Soroti Dugaan Solar Bersubsidi Berkedok Usaha Kayu di Mandailing Natal
Puluhan Emak-Emak Geruduk Gudang Diduga Penimbunan Solar Subsidi di Pantai Labu
Mahasiswa Desak Kejatisu Periksa Wesly Silalahi Terkait Dugaan Korupsi Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 di Pematangsiantar
Berita ini 0 kali dibaca
Kasus pembunuhan siswi SMK berinisial AZ (17) di Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, resmi naik ke tahap penyidikan. Forwaka Gunungsitoli mendesak Polres Nias segera menangkap pelaku, sementara polisi telah memeriksa 22 saksi untuk mengungkap motif dan pelaku pembunuhan.

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:59 WIB

LBH Medan Kritik Anggaran Rp10 Miliar untuk Gedung Satreskrim Polrestabes Medan

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:29 WIB

BAMPERSU Geruduk Polres Binjai, Desak Kapolres Copot Kasat Narkoba Terkait Maraknya Dugaan Peredaran Narkoba

Senin, 15 Juni 2026 - 18:29 WIB

Disambut Upah-Upah Forkopimda, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Bagikan Pengalaman Haji dan Soroti Pelayanan Jamaah

Senin, 15 Juni 2026 - 18:18 WIB

Tanpa Orasi, AMP2K Gegerkan Kantor Bupati dan Desak KPK Turun Lagi ke Madina

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:50 WIB

KTH Pantai Labu Forestry Resmi Laporkan PT Tun Suwindu ke Kapolda Sumut dan Kementerian Kehutanan, Dugaan Penyerobotan Hutan Lindung Rugemuk Menguat

Berita Terbaru