Di Balik Seragam Adhyaksa: Peran IAD Sumut Menguatkan Ketahanan Keluarga Aparatur Penegak Hukum

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di Balik Seragam Adhyaksa: Peran IAD Sumut Menguatkan Ketahanan Keluarga Aparatur Penegak Hukum

MEDAN, LIBAS86.COM – Di balik tanggung jawab besar aparat penegak hukum, terdapat keluarga yang menjadi fondasi keteguhan moral dan profesionalitas. Itulah benang merah yang mengemuka dalam pertemuan konsultasi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sumatera Utara yang digelar di Aula Gedung Jabal Nur Asrama Haji Medan, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang refleksi tentang peran keluarga dalam menopang integritas institusi Kejaksaan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Dr. Harli Siregar, SH., M.Hum selaku Pengawas IAD, menegaskan bahwa kekuatan institusi tidak hanya dibangun melalui kebijakan dan struktur formal, tetapi juga melalui stabilitas keluarga aparatur. Menurutnya, nilai kesederhanaan, etika, dan pengendalian diri yang dijaga di lingkungan keluarga akan berdampak langsung pada kualitas pengabdian dalam tugas kedinasan.

Ketua IAD Sumatera Utara, Ny. Tiurmaida Harli Siregar, dalam pesannya menyampaikan bahwa peran Dharmakarini tidak berhenti pada pendampingan simbolik. Ia menekankan pentingnya membangun ketahanan rumah tangga yang adaptif terhadap dinamika zaman, termasuk literasi digital, pengelolaan ekonomi keluarga, serta pendidikan anak. “Sebagai Dharmakarini harus mampu mengemban dan menyesuaikan tanggung jawab dalam rumah tangga namun tetap mendukung tugas kedinasan suami,” ujarnya.

Baca Juga :  Kajari Tanjungbalai Lantik Kasi Pidum Baru, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Dalam perspektif komunikasi keluarga, pakar nasional Dr. Aqua Dwipayana mengingatkan bahwa tekanan pekerjaan aparat penegak hukum kerap tidak terlihat publik. Karena itu, dukungan emosional, manajemen waktu, serta gaya hidup sederhana menjadi faktor penting untuk mencegah distraksi yang dapat memengaruhi profesionalitas. Ketahanan keluarga, menurutnya, adalah benteng pertama menjaga marwah institusi.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Setelah sesi konsultatif, kegiatan dilanjutkan dengan promosi UMKM dan pertunjukan seni dari pengurus IAD se-Sumatera Utara. Aktivitas tersebut menjadi simbol bahwa pemberdayaan ekonomi keluarga dan pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan penguatan nilai integritas.

Baca Juga :  Aset Sitaan 210 Hektare di Langkat Jadi Sorotan, Jaksa Agung Ingatkan Pengawasan Ketat dan Transparan

Melalui kegiatan ini, IAD Sumatera Utara menegaskan bahwa dukungan keluarga bukan sekadar pelengkap dalam struktur birokrasi, melainkan elemen substantif dalam menjaga profesionalitas aparatur penegak hukum. Ketika keluarga kuat, institusi pun berdiri lebih kokoh—dalam koridor tugas, fungsi, dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penulis : LBS86/ REL/ RG

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa
Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan, Tim 9 Kejagung yang Diisi Kajati Sumut Muhibuddin Usut Dugaan Korupsi dan TPPU
DPC GANN Medan Raih Penghargaan dari BNNP Sumut, Suntik Semangat Perkuat Program P4GN dan ANANDA
Tiga Mantan Pejabat Kejati Sumut Jadi Pimpinan Kejaksaan Agung, Asep Mulyana Wakil Jaksa Agung, Leo Simanjuntak Jampidum, Harli Siregar Kabadiklat
FORWAKA Sumut Desak Polisi Tuntaskan Laporan PWI Pusat terhadap Hotman Paris, Tegaskan Tak Boleh Ada Siapa Pun Kebal Hukum saat Diduga Merendahkan Martabat Pers
Dana Revitalisasi Sekolah Rp852 Miliar di Sumut Disorot, LSM Pucuk Bukit Nusantara : Dugaan Proyek Dikerjakan Pihak Ketiga Akan Dilaporkan ke APH
KPK Perkuat Tata Kelola Berintegritas di Asahan, Kawal Capaian Kabupaten Ber-Aksi dan Desa Antikorupsi 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:41 WIB

Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:11 WIB

Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:44 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan, Tim 9 Kejagung yang Diisi Kajati Sumut Muhibuddin Usut Dugaan Korupsi dan TPPU

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:23 WIB

DPC GANN Medan Raih Penghargaan dari BNNP Sumut, Suntik Semangat Perkuat Program P4GN dan ANANDA

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:26 WIB

Tiga Mantan Pejabat Kejati Sumut Jadi Pimpinan Kejaksaan Agung, Asep Mulyana Wakil Jaksa Agung, Leo Simanjuntak Jampidum, Harli Siregar Kabadiklat

Berita Terbaru