Kelangkaan BBM Usai Bencana Picu Antrean Panjang di SPBU Aek Galoga, Aparat Gabungan Turun ke Lapangan

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, LIBAS86.COM – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera menyebabkan antrean panjang di SPBU 14.229.367 Aek Galoga, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), pada Selasa (2/12/2025).

Antrean kendaraan bahkan mengular hingga memenuhi kedua bahu jalan sehingga menimbulkan kemacetan parah di jalur utama sekitar SPBU.

Pengendara dari berbagai wilayah terlihat memadati SPBU sejak pagi, Mereka rela menunggu berjam-jam di bawah teriknya matahari demi mendapatkan BBM yang sejak beberapa hari terakhir sulit diperoleh. Kondisi ini ikut mengganggu aktivitas harian warga yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan bakar.

“Sudah berjam-jam kami menunggu, tapi antrean tidak juga maju. Jika BBM sulit seperti ini, kerja kami terganggu,” keluh seorang pengemudi becak motor yang ikut mengantre.

Baca Juga :  Gerak Cepat, PT. MSC Bersama BPD Abujapi Sumut Bantu Korban Bencana Banjir Sibolga.

Di lapangan, aparat gabungan terlihat turun langsung untuk melakukan pengaturan lalu lintas. Petugas Satlantas Polres Madina bersama Kasi Intel Kejaksaan Negeri Mandailing Natal tampak ikut turun untuk memantau kondisi sekaligus membantu mengurai kemacetan yang semakin padat akibat antrean kendaraan yang menumpuk.

Kelangkaan BBM tersebut diduga dipicu terbatasnya pasokan setelah jaringan distribusi terganggu akibat bencana banjir dan longsor di beberapa titik di Sumatera. Sementara itu, permintaan dari masyarakat terus meningkat, terutama dari pengendara yang mengandalkan kendaraan sebagai sumber mata pencaharian.

Baca Juga :  Kodaeral I Embarkasi Bahan Bantuan Pangan dari Walikota Langsa Ke KRI SSA-378 di Pelabuhan Bandar Deli Belawan

Hingga berita ini diturunkan, antrean kendaraan masih terlihat padat dan belum menunjukkan tanda-tanda berkurang. Aparat gabungan juga tetap berjaga di sekitar SPBU untuk mengantisipasi potensi kericuhan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Calon Penumpang KM Kelud Meninggal di Pelabuhan Belawan, Pelindo Regional 1 Sampaikan Duka Mendalam
Dugaan Penemuan Bayi di Simpang Gambir Terbongkar: Cerita Direkayasa, Pasangan Muda Akui Anak Kandung dan Sepakat Menikah
LSM Kebenaran Keadilan dan Korban Ancam Demo di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara–Polda Sumatera Utara, Desak Usut Tuntas Dugaan Pengancaman Senjata oleh Oknum Jaksa
Tiga Bulan Menggantung, Sopir Truk Asal Sumut Cari Keadilan atas Kecelakaan di Bypass Palembang
Maut di Lubang PETI Batang Natal, Dua Pekerja Tewas Tertimbun, Penyelidikan Berlanjut
Polres Madina Tertibkan Pistol Mainan di Siabu, GEMPAK Soroti Lemahnya Pengawasan Desa
Diduga Galian C Ilegal, Jalan Protokol KM 12 Muara Pertemuan Berlumpur dan Picu Kecelakaan
LMP Madina Desak Korem 023/KS dan Kodim 0212/TS Segera Limpahkan 6 Ekskavator Kasus PETI Batang Natal ke APH
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:58 WIB

Calon Penumpang KM Kelud Meninggal di Pelabuhan Belawan, Pelindo Regional 1 Sampaikan Duka Mendalam

Minggu, 12 April 2026 - 23:28 WIB

Dugaan Penemuan Bayi di Simpang Gambir Terbongkar: Cerita Direkayasa, Pasangan Muda Akui Anak Kandung dan Sepakat Menikah

Minggu, 12 April 2026 - 01:37 WIB

LSM Kebenaran Keadilan dan Korban Ancam Demo di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara–Polda Sumatera Utara, Desak Usut Tuntas Dugaan Pengancaman Senjata oleh Oknum Jaksa

Minggu, 12 April 2026 - 00:49 WIB

Tiga Bulan Menggantung, Sopir Truk Asal Sumut Cari Keadilan atas Kecelakaan di Bypass Palembang

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:25 WIB

Maut di Lubang PETI Batang Natal, Dua Pekerja Tewas Tertimbun, Penyelidikan Berlanjut

Berita Terbaru