Dari Hafal 30 Juz Menuju Gelar Doktor: Perjalanan Inspiratif Ustadz Dr. Zulfahmi Hasibuan

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG, LIBAS86.COM  — Sebuah kisah inspiratif datang dari dunia pendidikan Islam di Sumatera Utara. Seorang penghafal Al-Qur’an 30 juz, Ustadz Dr. Zulfahmi Hasibuan, S.Pd.I., M.Pd, resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, Rabu (4/3/2026).

Disertasi yang ia pertahankan berjudul “Implementasi Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an untuk Meningkatkan Pembersihan Jiwa dalam Perspektif Konseling Islami di SMP Islam Kabupaten Deli Serdang.” Dalam sidang doktoralnya, Zulfahmi memaparkan argumentasi yang tajam, sistematis, dan berbasis riset mendalam mengenai bagaimana pendidikan tahfidz dapat menjadi metode efektif dalam membentuk karakter dan membersihkan jiwa peserta didik.

Baca Juga :  TNI-Polri Tertibkan PETI, Kapolres Madina Ajak Cari Solusi Aman dan Berkelanjutan

Ustadz Zulfahmi dikenal sebagai akademisi sekaligus aktivis pendidikan Islam yang telah lama berkecimpung di berbagai pesantren, lembaga pendidikan, serta organisasi keislaman. Ia merupakan alumni Pondok Modern Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, salah satu pesantren terkemuka yang banyak melahirkan tokoh pendidikan dan dakwah di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah kesibukannya sebagai pendidik, Zulfahmi juga aktif dalam organisasi keagamaan. Ia menjabat sebagai Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Deli Serdang Komisi Pendidikan, sekaligus Ketua Umum Ikatan Silaturahim Hafizh Hafizhah (ISLAH) Kabupaten Deli Serdang, sebuah organisasi yang menaungi dan memperkuat jaringan para penghafal Al-Qur’an di daerah tersebut.

Baca Juga :  FORMABA Peduli Layangkan 8 Tuntutan Keras, Pemerintah Kecamatan Batahan Diminta Bertindak Nyata

Menurutnya, perkembangan lembaga pendidikan tahfidz saat ini menunjukkan kemajuan yang sangat pesat. Ia menilai pendidikan berbasis Al-Qur’an bukan sekadar program religius, tetapi juga menjadi kekuatan strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak, dan berintegritas bagi kemajuan daerah, bangsa, dan negara.

“Pembelajaran tahfidz memiliki dampak besar dalam proses tazkiyatun nafs (pembersihan jiwa). Pendidikan Al-Qur’an mampu membentuk peserta didik secara holistik—baik dari sisi intelektual, emosional, spiritual maupun sosial,” ujar Zulfahmi.

Baca Juga :  Isra’ Mi’raj 1447 H, Pemko Medan Tegaskan Arah Pembangunan Manusia sebagai Pilar Ketahanan Sosial Perkotaan

Pesan Al-Qur’an sendiri menegaskan pentingnya penyucian jiwa dalam membangun manusia yang berkualitas. Allah SWT berfirman dalam QS. Asy-Syams ayat 9–10:
قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا ۝ وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّاهَا
“Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya, dan sungguh merugi orang yang mengotorinya.”
Perjalanan akademik Ustadz Dr. Zulfahmi Hasibuan menjadi bukti bahwa Al-Qur’an bukan hanya dihafal, tetapi juga mampu melahirkan gagasan ilmiah dan kontribusi nyata bagi pendidikan serta peradaban umat.

Penulis : LBS86/ YON

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ijeck Bela Masjid Al-Ikhlas yang Terancam Digusur di Deli Serdang: “Saya Tidak Rela Rumah Ibadah Dibongkar”
PMII Madina Bagikan 200 Takjil kepada Pengguna Jalan, Sambut Momentum Nuzulul Qur’an
Korupsi Smart Village TA 2023 Terungkap, Kejari Madina Tetapkan Direktur PT ISN sebagai Tersangka
IDMI Medan Bangun Sinergi dengan DPRD, Ustadz Fahmi Huseini Lubis: Dai Muda Harus Jadi Motor Perubahan
Kapolres Madina Gelar Kunjungan Kerja ke Polsek Panyabungan, 25 Anak Yatim Terima Santunan Ramadan
Rico Waas Dorong Bapenda Medan Percepat Digitalisasi Pajak untuk Optimalkan PAD
TNI-Polri Tertibkan PETI, Kapolres Madina Ajak Cari Solusi Aman dan Berkelanjutan
TNI Amankan Enam Ekskavator PETI di Batang Natal Pasca Operasi Polda Sumatera Utara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:40 WIB

Ijeck Bela Masjid Al-Ikhlas yang Terancam Digusur di Deli Serdang: “Saya Tidak Rela Rumah Ibadah Dibongkar”

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:51 WIB

Dari Hafal 30 Juz Menuju Gelar Doktor: Perjalanan Inspiratif Ustadz Dr. Zulfahmi Hasibuan

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:37 WIB

PMII Madina Bagikan 200 Takjil kepada Pengguna Jalan, Sambut Momentum Nuzulul Qur’an

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:44 WIB

Korupsi Smart Village TA 2023 Terungkap, Kejari Madina Tetapkan Direktur PT ISN sebagai Tersangka

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:19 WIB

Kapolres Madina Gelar Kunjungan Kerja ke Polsek Panyabungan, 25 Anak Yatim Terima Santunan Ramadan

Berita Terbaru