Diduga Galian C Ilegal, Jalan Protokol KM 12 Muara Pertemuan Berlumpur dan Picu Kecelakaan

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM – Kondisi jalan protokol di Kilometer 12 Desa Muara Pertemuan, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), dikeluhkan warga. Jalan yang tertutup lumpur tebal akibat ceceran tanah yang diduga berasal dari aktivitas galian C di pinggir jalan membuat jalur tersebut licin dan membahayakan pengguna jalan.

Sebuah rekaman video berdurasi sekitar 50 detik yang diterima awak media memperlihatkan badan jalan aspal yang hampir seluruhnya tertutup lumpur. Jalur yang seharusnya menjadi akses utama masyarakat itu kini berubah menjadi lintasan berbahaya bagi pengendara.

Akibat kondisi tersebut, dilaporkan telah terjadi kecelakaan tunggal yang menimpa seorang pengendara yang melintas di lokasi tersebut. Jalur ini diketahui menjadi akses mobilisasi material tanah timbun yang diduga digunakan untuk proyek pembangunan Jembatan Aek Batahan.

Kepala Desa Muara Pertemuan, Abdi Negara, saat dikonfirmasi pada Selasa (10/3/2026), membenarkan adanya kecelakaan yang terjadi akibat kondisi jalan yang licin dan berlumpur.

“Benar, telah terjadi kecelakaan tunggal yang diakibatkan kondisi jalan protokol di desa kami yang berlumpur,” ujar Abdi Negara.

Ia juga menyoroti aktivitas pengerukan tanah di pinggir jalan yang diduga menjadi sumber material proyek tersebut. Menurutnya, hingga saat ini Pemerintah Desa Muara Pertemuan tidak pernah mengeluarkan rekomendasi terhadap aktivitas galian di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Pemko Medan Segera Manfaatkan dan Tentukan Pengelola Gedung Warenhuis.

“Aktivitas galian di pinggir jalan desa kami tidak pernah ada rekomendasi dari saya. Saya juga tidak pernah mengetahui adanya perizinan dari galian tersebut,” tegasnya.

Abdi Negara menambahkan, pihak pengelola galian hingga kini juga belum pernah menunjukkan dokumen perizinan resmi kepada pemerintah desa. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa aktivitas pengerukan tanah tersebut berjalan tanpa koordinasi dengan pemerintah setempat.

Di sisi lain, material tanah yang berserakan di badan jalan diduga kuat akibat kelalaian dalam proses pengangkutan material proyek. Hal ini membuat jalan protokol menjadi licin dan berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi para pengendara yang melintas.

Baca Juga :  Berikan Apresiasi Saat Rakerda, Dr. Harli Siregar : "Apresiasi Sebagai Pendorong Kinerja Penegakan Hukum Demi Masyarakat".

Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya meminta agar pihak pengelola galian maupun kontraktor proyek Jembatan Aek Batahan segera bertanggung jawab atas kondisi jalan yang kotor dan membahayakan tersebut.

“Masa jalan protokol dibiarkan seperti ini. Kalau hujan turun, kondisinya makin parah. Pengendara bisa terus jadi korban,” ujar salah seorang warga.

Warga juga mendesak instansi terkait agar segera turun tangan mengecek legalitas aktivitas galian tersebut sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan di kawasan KM 12 Muara Pertemuan.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PMI dan Palang Merah Amerika Gandeng Pemko Medan Perkuat Ketahanan Kota Hadapi Panas Ekstrem
Ketua Forwaka Sumut Irfandi Pimpin Safari Ramadhan, Santuni Anak Yatim Bersama Kajati Sumut
Di Hadapan Ratusan Wartawan, Kajati Sumut Harli Siregar Serukan Pers Tebar Kebaikan dan Lawan Hoaks
Sentuhan Kemanusiaan di Balik Jeruji, Kapolres Madina Buka Puasa Bersama Tahanan
Pemko Medan dan Bank Sumut Siapkan Sistem Parkir Digital Berbasis QR Code
FORWAKA Sumatera Utara Gelar Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Sembako dan Santuni Anak Yatim
Kajati Sumut Harli Siregar Tegaskan Komitmen Kawal Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera Utara
Perkuat Ketahanan Pangan, Polres dan Pemkab Madina Gelar Tanam Jagung Serentak Kuartal I 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:47 WIB

PMI dan Palang Merah Amerika Gandeng Pemko Medan Perkuat Ketahanan Kota Hadapi Panas Ekstrem

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:38 WIB

Ketua Forwaka Sumut Irfandi Pimpin Safari Ramadhan, Santuni Anak Yatim Bersama Kajati Sumut

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:33 WIB

Di Hadapan Ratusan Wartawan, Kajati Sumut Harli Siregar Serukan Pers Tebar Kebaikan dan Lawan Hoaks

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:17 WIB

Sentuhan Kemanusiaan di Balik Jeruji, Kapolres Madina Buka Puasa Bersama Tahanan

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:14 WIB

Diduga Galian C Ilegal, Jalan Protokol KM 12 Muara Pertemuan Berlumpur dan Picu Kecelakaan

Berita Terbaru