MEDAN, LIBAS86.COM – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, akhirnya angkat suara dengan nada tinggi soal persoalan sampah yang masih terlihat berserakan di berbagai ruas jalan Kota Medan. Dalam rapat evaluasi program SAPA KOTA di Balai Kota, Rico melontarkan ultimatum terbuka kepada seluruh Camat: tidak ada lagi alasan.
“Mulai hari ini jangan ada sampah berserakan. Jangan banyak alasan,” tegas Rico di hadapan pimpinan OPD, Rabu (18/2/2026).
Pernyataan itu bukan sekadar retorika. Rico memastikan pengawasan diperketat melalui program SAPA KOTA, sistem pelaporan berbasis grup WhatsApp yang mewajibkan Camat dan perangkat daerah melaporkan kondisi wilayahnya setiap hari — dari sampah, lampu PJU mati, hingga jalan rusak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
🔎 Sorotan Serius: Jangan Hanya Bersih Saat Disorot
Rico menegaskan, kebersihan tidak boleh hanya reaktif atau musiman. Baik kawasan pinggiran maupun pusat kota harus bebas dari tumpukan sampah.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) diminta tidak hanya turun saat ada laporan viral, tetapi melakukan kontrol sebelum dan sesudah pembersihan agar persoalan tidak berulang.
“Ini tanggung jawab bersama. DLH sebagai induk lingkungan hidup harus mengontrol penuh,” tegasnya.
⚡ SAPA KOTA: Dari Grup WA Jadi Alat Kontrol
Program SAPA KOTA kini bukan lagi sekadar forum koordinasi, tetapi menjadi instrumen kontrol harian. Rico bahkan meminta Bappeda memberikan warning kepada OPD atau Camat yang tidak aktif melaporkan kondisi wilayah. Artinya, tidak ada lagi ruang untuk diam.
🏟 Stadion Teladan Ikut Disorot
Dalam rapat tersebut, Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap turut menyoroti tumpukan sampah di sekitar Stadion Teladan.
Menurutnya, stadion yang tengah direvitalisasi sebagai ikon kota tidak boleh dikelilingi TPS liar yang merusak estetika dan citra Medan.
“Kalau ini dibiarkan, bukan hanya merusak pemandangan, tapi merusak wajah kota,” tegasnya.
🚧 Infrastruktur Jadi Target Evaluasi
Selain sampah, Rico juga menyoroti;
– Lampu Penerangan
– Jalan Umum (PJU) Lampu lalu lintas
– Jalan rusak
– Infrastruktur publik lainnya
Ia meminta Dinas SDABMBK bergerak cepat berdasarkan laporan harian yang masuk. Perbaikan tidak boleh berulang di titik yang sama.
📌 Pesan Tegas
Rapat evaluasi ini menandai fase baru pengawasan kota. SAPA KOTA diposisikan sebagai alat disiplin birokrasi, bukan sekadar ruang komunikasi.Ultimatum sudah disampaikan. Kini publik menunggu pembuktiannya.
Penulis : LBS86/ REL
Editor : REDAKSI




















