MEDAN, LIBAS86.COM – Tongkat estafet kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Demokrat Indonesia (PDI) Provinsi Sumatera Utara resmi diserahterimakan dari Drs. Rafli A Tanjung kepada ADV. Paulus P. Gulo, S.H., M.H. Prosesi berlangsung dalam rapat kepengurusan yang digelar di Aula Gedung Marhaenis, Jalan Kejaksaan No. 6 Medan, Rabu (18/2/2026), sebagai bagian dari konsolidasi internal organisasi marhaenis tersebut.
Serah terima jabatan ini turut didampingi Wakil Sekretaris Martin Jaya Halawa, S.H., M.H. Momentum tersebut menjadi penegasan bahwa regenerasi di tubuh organisasi kepemudaan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak guna memastikan keberlanjutan dan efektivitas gerak organisasi di tengah dinamika sosial-politik Sumatera Utara.
Dalam keterangannya, Rafli A Tanjung menegaskan bahwa penyegaran kepemimpinan merupakan langkah strategis agar organisasi tidak stagnan. Ia mengakui selama masa kepemimpinannya masih terdapat berbagai kekurangan dalam memaksimalkan eksistensi dan peran Pemuda Demokrat Indonesia di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rafli yang akrab disapa Bung Rafli menyebut faktor usia menjadi pertimbangan moral untuk memberikan ruang kepada generasi yang lebih muda dan energik. “Sebutan pemuda itu sudah selayaknya dipegang oleh orang-orang muda yang memiliki energi, semangat, dan wawasan luas dalam menghadapi tantangan zaman,” ujarnya. Ia juga menegaskan dirinya telah menjadi kader Pemuda Demokrat Indonesia sejak era 1990-an.
Sementara itu, Paulus P. Gulo menyatakan kesiapan penuh untuk membangun DPD Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara secara lebih terstruktur, progresif, dan kompetitif. Dengan latar belakang ideologis sebagai kader GMNI Sumut serta pengalaman memimpin organisasi mahasiswa selama tiga periode, Paulus diyakini mampu membawa semangat marhaenisme kembali hadir secara konkret dalam gerakan kepemudaan.
Di bawah kepemimpinan baru, DPD Pemuda Demokrat Indonesia Sumut diharapkan mampu memainkan peran strategis dalam pembangunan kepemudaan, memperkuat konsolidasi internal, serta membangun sinergi lintas sektor demi kepentingan masyarakat luas.
Penulis : LBS86/ REL
Editor : REDAKSI




















