MEDAN, LIBAS86.COM – Pembukaan Kejuaraan Karate Open Turnamen dan Festival Kajatisu CUP II berlangsung semarak dan kompetitif di Gedung Serbaguna Pemprov Sumatera Utara, Jumat (13/2/2026). Ajang ini menjadi momentum strategis pembinaan olahraga sekaligus ruang konsolidasi generasi muda dalam semangat sportivitas dan integritas.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Sumatera Utara (Forwaka Sumut) Irfandi serta Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Utara H. Farianda Putra Sinik. Kehadiran unsur insan pers dinilai sebagai bentuk dukungan moral terhadap pengembangan olahraga prestasi dan penguatan karakter atlet muda di Sumatera Utara.
Lebih dari seribu atlet karate dari berbagai kabupaten dan kota ambil bagian dalam turnamen yang memperebutkan Piala Kajati Sumut. Rangkaian pembukaan ditandai dengan seremoni resmi, parade kontingen, serta atraksi bela diri yang menyedot perhatian orang tua, pelatih, dan masyarakat yang memadati arena pertandingan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam konteks pembinaan jangka panjang, kejuaraan ini dipandang tidak sekadar kompetisi, melainkan wahana edukatif yang menanamkan disiplin, mental juara, serta nilai saling menghormati antarperguruan. Penyelenggaraan turnamen juga dinilai selaras dengan agenda pembinaan atlet usia dini hingga senior guna menciptakan regenerasi berkelanjutan di cabang olahraga karate.
Ketua Forwaka Sumut Irfandi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang lahirnya atlet potensial. Pandangan serupa disampaikan Ketua PWI Sumut yang menilai Kajatisu CUP II sebagai ajang strategis menjaring talenta yang siap berkompetisi di tingkat regional maupun nasional.
Berbagai kategori pertandingan dipertandingkan, mulai dari usia dini, pra pemula, pemula hingga senior. Harapannya, melalui konsistensi pembinaan dan kompetisi yang terstruktur, Sumatera Utara mampu melahirkan atlet berprestasi yang tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menjadikan olahraga sebagai instrumen pembentukan karakter generasi masa depan.
Penulis : LBS86/ REL
Editor : REDAKSI




















