MEDAN, LIBAS86.COM — Keluarga besar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menggelar Perayaan Paskah 2026 dengan penuh khidmat di Bernada Hall, Jalan Letjen Jamin Ginting, Kwala Bekala, Medan, Minggu (12/4/2026). Mengusung tema nasional “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”, perayaan ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan komitmen moral insan adhyaksa dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
Dalam perayaan tersebut, Kejati Sumut mengangkat subtema “Dengan perayaan paskah, insan adhyaksa di wilayah Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bangkit dan membarui hidup dengan mengimani kasih Kristus di dalam penegakan hukum yang menjunjung tinggi keadilan dan hak asasi manusia.” Nuansa religius terasa kental saat ibadah dipimpin Pastor Redemptus Simamora bersama para pendeta lintas gereja, menegaskan semangat persatuan dan kebersamaan dalam keberagaman.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, menegaskan bahwa makna Paskah bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga panggilan untuk terus memperbarui diri. Menurutnya, semangat kebangkitan Kristus harus menjadi landasan bagi setiap jaksa dan pegawai dalam membangun integritas, profesionalisme, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam tugas sehari-hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita berharap seluruh jaksa serta pegawai Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dapat membangkitkan semangat dan memberikan kontribusi terbaik dengan semangat pembaruan diri yang lebih berintegritas serta terus menanamkan nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas,” tegas Harli Siregar.
Acara ini turut dihadiri Ketua Tim Tenaga Ahli Jaksa Agung RI Barita Simanjuntak, mantan Kajati Maluku Manumpak Pane, Aspidmil Kolonel TNI (Sus) Lukas Sambiono, Aspidsus Johny W. Pardede, Asisten Pemulihan Aset sekaligus Ketua Panitia Paskah Ronald H. Bakkara, hingga para Kajari, pensiunan adhyaksa, dan pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini wilayah Sumut. Kehadiran para tokoh ini mempertegas soliditas internal Korps Adhyaksa di Sumatera Utara.
Tak hanya menjadi perayaan iman, Paskah Kejati Sumut 2026 juga sarat pesan sosial. Anak-anak dari Yayasan Tuna Netra Sumatera Utara dan sejumlah panti asuhan turut diundang sebagai wujud kepedulian dan kasih kepada sesama. Momentum ini menegaskan bahwa semangat Paskah bukan sekadar seremoni, melainkan panggilan nyata untuk menghadirkan keadilan yang humanis, pelayanan publik yang berintegritas, dan empati sosial di tengah masyarakat.
Penulis : LBS86/ REL
Editor : REDAKSI
Sumber Berita: Kejatisu
















