MEDAN, LIBAS86.COM – Momentum Ramadhan 1447 Hijriah dimaknai sebagai ruang penguatan empati sosial oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar. Melalui kegiatan berbagi ratusan paket takjil kepada masyarakat, petugas keamanan, hingga PPNPN (Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri) di lingkungan Kejati Sumut, nilai kemanusiaan ditegaskan sebagai bagian tak terpisahkan dari wajah penegakan hukum yang humanis.
Kegiatan sosial yang digelar di depan Kantor Kejati Sumut, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Medan, pada Jumat (27/2/2026) itu turut dihadiri Wakajati Sumut Abdullah Noer Denny beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) dan pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Sumatera Utara. Kehadiran unsur pimpinan tersebut memperlihatkan bahwa aksi berbagi tidak sekadar seremonial, melainkan menjadi pesan moral institusi di bulan suci.
Ratusan paket takjil dibagikan langsung kepada para pengguna jalan yang melintas, petugas keamanan, serta tenaga PPNPN yang selama ini turut mendukung operasional lembaga. Kegiatan ini disambut antusias masyarakat, terutama mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam keterangannya, Harli Siregar menegaskan bahwa semangat humanis dan berperikemanusiaan harus hadir dalam seluruh aspek pengabdian. “Jargon humanis dan berperikemanusiaan tidak hanya kita implementasikan dalam penegakan hukum, tetapi berbagi untuk membantu saudara kita yang beribadah juga merupakan bagian dari kemanusiaan,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadhan bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga penguatan integritas dan solidaritas sosial. Institusi penegak hukum, kata dia, harus mampu menjadi teladan dalam menumbuhkan kepedulian di tengah masyarakat. Langkah berbagi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat nilai gotong royong.
Aksi sosial Kejati Sumut tersebut menjadi penanda bahwa di balik tugas penegakan hukum yang tegas dan profesional, terdapat komitmen membangun relasi kemanusiaan yang hangat dengan masyarakat. Di bulan penuh berkah ini, pesan yang dibangun jelas: hukum ditegakkan dengan integritas, dan kemanusiaan dirawat dengan kepedulian
Penulis : LBS86/ REL
Editor : REDAKSI




















