TNI-Polri Tertibkan PETI, Kapolres Madina Ajak Cari Solusi Aman dan Berkelanjutan

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM – Tim gabungan TNI-Polri melaksanakan penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Batang Natal dan Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Rabu (4/3/2026) dini hari.

Kapolres Mandailing Natal, AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si., membenarkan kegiatan tersebut saat ditemui awak media usai pertemuan dengan Bupati Mandailing Natal. Ia menegaskan, operasi ini merupakan bentuk sinergitas TNI-Polri dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait maraknya tambang ilegal yang berpotensi merusak lingkungan.

“Benar, telah dilaksanakan penertiban oleh tim gabungan TNI-Polri di Batang Natal dan Lingga Bayu. Ini bentuk komitmen bersama dalam menegakkan hukum serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan enam unit alat berat jenis ekskavator yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan ilegal. Selain itu, enam pekerja tambang berinisial IN, ES, SN, AA, NP, dan AR turut diamankan di lokasi PETI.

Namun demikian, Kapolres menjelaskan bahwa hingga saat ini barang bukti maupun para pekerja tersebut belum diserahkan secara resmi kepada pihak kepolisian.

“Untuk enam unit ekskavator dan enam orang yang berada di lokasi, sampai saat ini memang belum ada penyerahan kepada kami. Kemungkinan masih dalam proses pendalaman,” jelasnya.

Baca Juga :  Kolaborasi Kajati Sumut dan PTPN I Regional I serta Donatur, FORWAkA Sumut Bantu Korban Banjir di Utara Medan dan Hamparan Perak

AKBP Bagus Priandy menegaskan, Polres Mandailing Natal siap menindaklanjuti proses hukum apabila pelimpahan telah dilakukan sesuai prosedur.

Di sisi lain, ia juga menyampaikan imbauan secara humanis kepada masyarakat, khususnya para penambang, agar tidak lagi melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin.

“Kami memahami bahwa faktor ekonomi sering menjadi alasan utama. Namun kami mengajak saudara-saudara kita untuk bersama-sama mencari solusi yang aman dan berkelanjutan. Aktivitas ilegal selain melanggar hukum juga berisiko terhadap keselamatan serta berdampak besar terhadap kerusakan lingkungan,” tuturnya.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Penggelapan Dana Panwascam Rp107 Juta, Polres Madina Segera Panggil Kepala Sekolah SMPN 2 Tambangan

Kapolres menambahkan, pihak kepolisian mendukung koordinasi dengan pemerintah daerah guna mendorong alternatif mata pencaharian yang legal dan ramah lingkungan, sehingga masyarakat tetap dapat bekerja tanpa harus berhadapan dengan persoalan hukum.

Penertiban ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan aparat dalam menekan praktik pertambangan ilegal di wilayah Pantai Barat Madina, sekaligus menjaga kelestarian ekosistem sungai dan kawasan perbukitan dari potensi kerusakan jangka panjang.

Penulis : LBS86/SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

TNI Amankan Enam Ekskavator PETI di Batang Natal Pasca Operasi Polda Sumatera Utara
Rico Waas Luncurkan “Medan Rabu Walk-In Interview”, Bursa Kerja Rutin Pertama di Indonesia
Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Binjai Berujung Damai, Warga dan Pengurus Sepakati Aturan Petasan
Pemko Medan Ikuti Inisiasi KATALIS P2DD 2026, Perkuat Digitalisasi Daerah
Pemko Medan Kebut Syarat Rusun Seruwai, Siap Masuk Tahap Penetapan Lokasi
Kejari Madina Hadirkan Edukasi Hukum Lewat Program Jaksa Menyapa DI Radio Start 102.6 FM
Adhyaksa Peduli, Kejari Mandailing Natal Bagikan Ratusan Takjil kepada Masyarakat
Pengawasan Internal Diperketat, 23 Perwira Polres Mandailing Natal Negatif Narkoba
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:52 WIB

TNI-Polri Tertibkan PETI, Kapolres Madina Ajak Cari Solusi Aman dan Berkelanjutan

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:14 WIB

TNI Amankan Enam Ekskavator PETI di Batang Natal Pasca Operasi Polda Sumatera Utara

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:05 WIB

Rico Waas Luncurkan “Medan Rabu Walk-In Interview”, Bursa Kerja Rutin Pertama di Indonesia

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:28 WIB

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Binjai Berujung Damai, Warga dan Pengurus Sepakati Aturan Petasan

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:56 WIB

Pemko Medan Ikuti Inisiasi KATALIS P2DD 2026, Perkuat Digitalisasi Daerah

Berita Terbaru