LABUHAN DELI, LIBAS86.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli terus mendorong pendekatan pemasyarakatan yang berorientasi pembinaan dan kemanusiaan. Di bawah arahan Kepala Rutan Eddy Junaedi, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Warisman Sihotang turun langsung menyapa warga binaan melalui dialog tatap muka di blok hunian, Jumat (30/1/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi pengamanan yang mengedepankan komunikasi dan kedekatan emosional, tanpa mengabaikan aspek ketertiban dan disiplin. Dengan berdialog langsung, petugas memastikan kondisi rutan tetap aman dan kondusif, sekaligus membuka ruang aspirasi bagi warga binaan secara terukur dan bertanggung jawab.
Dalam interaksi tersebut, Warisman menyampaikan pesan-pesan kedisiplinan, kepatuhan terhadap tata tertib, serta pentingnya tanggung jawab selama menjalani masa pidana. Pendekatan ini dinilai efektif untuk membangun kesadaran bersama bahwa keamanan rutan merupakan tanggung jawab kolektif antara petugas dan warga binaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Rutan Eddy Junaedi melalui Ka. KPR menegaskan bahwa paradigma pemasyarakatan yang represif telah bergeser menuju pembinaan yang berorientasi pada pemulihan perilaku. Petugas tidak semata menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga berperan sebagai pembimbing yang mendorong perubahan positif dan sikap saling menghargai.
Pendekatan humanis tersebut juga diproyeksikan mampu meminimalisir potensi konflik serta memperkuat rasa saling percaya di lingkungan rutan. Warga binaan menyambut baik pola komunikasi ini karena dinilai menciptakan suasana yang lebih tenang, terbuka, dan jauh dari kesan mencekam.
Upaya ini sekaligus menjadi implementasi nyata kebijakan pemasyarakatan nasional yang menekankan profesionalitas, integritas, dan prinsip memanusiakan manusia, sejalan dengan tujuan akhir sistem pemasyarakatan: pembinaan, reintegrasi sosial, dan keamanan yang berkelanjutan.
Penulis : LBS86/ REL
Editor : REDAKSI




















