MEDAN, LIBAS86.COM — Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan terus memperkuat strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan memfasilitasi kolaborasi antara Institut Sains dan Teknologi TD Pardede dan PT Tradepro Indonesia. Program ini difokuskan untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi kerja berbasis industri sejak dini, khususnya di sektor perdagangan berjangka yang kian berkembang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Menurutnya, mahasiswa tidak bisa lagi hanya mengandalkan ijazah, tetapi harus memiliki keterampilan praktis dan sertifikasi yang diakui industri.
“Mahasiswa harus disiapkan sebelum benar-benar menjadi pencari kerja. Ini penting agar mereka tidak gagap menghadapi kebutuhan industri yang terus berubah,” tegas Ramaddan saat membuka kegiatan di kampus ISTP, Rabu (8/4/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menekankan bahwa pendekatan ini merupakan upaya strategis untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan industri. Dengan keterlibatan langsung pelaku usaha, mahasiswa diharapkan memiliki arah karier yang jelas bahkan sebelum menyelesaikan pendidikan.
Sementara itu, Rektor ISTP, Semangat MT Debataraja, mengapresiasi peran Disnaker Medan dalam memfasilitasi kerja sama yang berorientasi pada sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Ia menilai program ini memberikan nilai tambah signifikan bagi mahasiswa, terutama dalam meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja nasional.
Dari sisi industri, Direktur PT Tradepro, Hendri Trisna Harjaya, memaparkan berbagai peluang di sektor perdagangan berjangka, termasuk mekanisme rekrutmen, pelatihan, dan kolaborasi strategis. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 mahasiswa lintas program studi dan ditutup dengan diskusi interaktif.
Di akhir kegiatan, Ramaddan mengingatkan bahwa persaingan kerja di Kota Medan mencapai sekitar 110 ribu pencari kerja setiap tahun. Ia menegaskan, penguatan kompetensi, sertifikasi, serta pengalaman magang menjadi kunci utama agar lulusan mampu bersaing dan bahkan mendapatkan pekerjaan sebelum wisuda.
Penulis : LBS86/ REL
Editor : REDAKSI
















