Si Jago Merah Amuk Mompang Julu, Rumah Warga Ludes, Kerugian Capai Rp3 Miliar

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM – Musibah kebakaran hebat melanda Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (06/01/2026) pagi.

Satu unit rumah milik warga bernama H. Hasan Basri Nasution (67) dilaporkan hangus dilalap api, dengan total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp3 miliar.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Berdasarkan keterangan resmi Camat Panyabungan Utara Adi Melperi, SH, MH, kebakaran pertama kali diketahui oleh anak korban, Muhammad Hatta Nasution (39), yang saat itu tengah berada di dalam rumah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut kronologi, sekitar pukul 08.15 WIB, saksi mendengar suara api menyala dari area belakang rumah, tepatnya di bagian gudang atau lokasi fitnes. Menyadari adanya kebakaran, saksi langsung berteriak meminta pertolongan dan memanggil warga sekitar.

Baca Juga :  Polsek Lingga Bayu Bongkar Peredaran Sabu di Simpang Durian, Lebih 200 Gram Diamankan, Tuai Apresiasi Warga

“Dalam hitungan menit, warga langsung berdatangan ke lokasi sambil membawa ember berisi air untuk membantu memadamkan api,” ujar Camat Adi Melperi saat memberikan keterangan kepada awak media di ruang kerjanya, usai turun langsung ke lokasi kejadian.

Sekitar pukul 08.20 WIB, api semakin membesar. Karyawan keluarga korban kemudian berupaya menyelamatkan kendaraan berupa mobil dan sepeda motor yang berada di gudang agar tidak ikut terbakar. Warga bersama-sama mengeluarkan kendaraan tersebut dan memindahkannya ke tempat yang lebih aman.

Melihat api terus menjalar, upaya pemadaman manual dinilai tidak lagi mencukupi. Pada pukul 08.30 WIB, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Petugas Damkar langsung berjibaku memadamkan api bersama masyarakat setempat.

Baca Juga :  Kodaeral I Embarkasi Bahan Bantuan Pangan dari Walikota Langsa Ke KRI SSA-378 di Pelabuhan Bandar Deli Belawan

Proses pemadaman berlangsung cukup lama akibat besarnya kobaran api dan banyaknya material mudah terbakar di dalam rumah. Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah api padam, petugas bersama warga melanjutkan proses pendinginan serta mengevakuasi barang-barang berharga yang masih tersisa.

Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun, dilaporkan satu orang mengalami luka ringan akibat insiden kebakaran. Korban langsung mendapatkan penanganan awal di lokasi kejadian.

“Untuk kerugian materi, diperkirakan mencapai kurang lebih Rp3.000.000.000 (tiga miliar rupiah). Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Namun, untuk kepastian penyebabnya, saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” jelas Camat Adi Melperi.

Baca Juga :  Respons Cepat Aduan Warga, Polres Madina Bongkar Peredaran Sabu di Desa Sikapas

Camat Panyabungan Utara juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Desa Mompang Julu yang secara sigap dan spontan membantu proses pemadaman api serta penyelamatan harta benda milik korban.

“Kami sangat mengapresiasi solidaritas dan semangat gotong royong warga. Tanpa kebersamaan masyarakat, kebakaran ini bisa berdampak lebih luas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kecamatan Panyabungan Utara kembali mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang berkaitan dengan instalasi listrik dan penggunaan api di dalam rumah.

“Kami mengingatkan warga agar rutin memeriksa instalasi listrik dan lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan elektronik. Kepada keluarga korban, kami berharap tetap tabah dan sabar menghadapi musibah ini,” tutup Camat Adi Melperi.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gibson Panjaitan: Dari Pembenahan Data hingga Tekad Menyudahi Banjir Medan.
Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri
Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai-sungai Besar di Medan.
Belajar dari Banjir Besar 2025, Rico Waas Perintahkan Penguatan Total Kesiapsiagaan Bencana.
Warenhuis Menunggu Arah, Publik Menunggu Jawaban: Kadis Pariwisata Medan Masih “Rapat”.
Dari Tanah Kelahiran Bengkulu hingga Mengabdi di Madina, Jejak Karier AKBP Bagus Priandy
PKC PMII Sumut Kecam Tambang Ilegal di Madina, Kapolres Baru Diminta Bertindak Tegas Tanpa Tebang Pilih
Pemkab Madina Gelar Malam Pisah Sambut Kapolres Mandailing Natal Penuh Keakraban
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:08 WIB

Gibson Panjaitan: Dari Pembenahan Data hingga Tekad Menyudahi Banjir Medan.

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:01 WIB

Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:22 WIB

Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai-sungai Besar di Medan.

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Belajar dari Banjir Besar 2025, Rico Waas Perintahkan Penguatan Total Kesiapsiagaan Bencana.

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:43 WIB

Warenhuis Menunggu Arah, Publik Menunggu Jawaban: Kadis Pariwisata Medan Masih “Rapat”.

Berita Terbaru