MEDAN, LIBAS86.COM – Mewakili Wali Kota Medan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Gibson Panjaitan, secara terbuka menegaskan urgensi penanganan infrastruktur jalan di Simpang Titipapan, Jalan Yos Sudarso, kepada Komisi V DPR RI. Penanganan tersebut dipandang sebagai kebutuhan mendesak guna mengatasi kemacetan berkepanjangan yang berdampak langsung pada pelayanan publik dan aktivitas ekonomi warga Medan Utara.
Penegasan itu disampaikan Gibson saat mengikuti rapat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI dalam rangka peninjauan sarana dan prasarana infrastruktur (Underpass Manhattan) di Rumah Pompa Underpass Manhattan, Jalan Gatot Subroto, Jumat (30/1/2026). Dalam forum resmi tersebut, Gibson hadir sebagai perwakilan Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas.
Di hadapan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda, Gibson memaparkan bahwa kemacetan di kawasan Simpang Titipapan telah bersifat rutin dan sistemik, dengan durasi antrean kendaraan yang kerap mencapai berjam-jam. Kondisi ini, menurutnya, tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa,
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mewakili Wali Kota Medan memohon dukungan penanganan infrastruktur di persimpangan Titipapan. Kemacetan di ruas Jalan Yos Sudarso sudah menjadi persoalan serius yang memerlukan intervensi terencana dan terintegrasi,” ujar Gibson.
Selain isu kemacetan, Gibson juga menyampaikan agenda strategis Pemko Medan terkait pengendalian banjir. Ia menjelaskan perlunya dukungan Pemerintah Pusat berupa penambahan alat berat amfibi guna mendukung normalisasi tiga sungai besar beserta anak sungainya yang melintasi Kota Medan. Ketersediaan alat tersebut dinilai penting agar normalisasi dapat dilakukan secara optimal dan berkelanjutan, terutama saat intensitas hujan tinggi.
“Kami telah menyampaikan proposal permohonan alat amfibi sebagai bagian dari upaya memperkuat pengendalian banjir di Kota Medan,” tambahnya.
Komisi V DPR RI merespons positif pemaparan teknis yang disampaikan Gibson. Usulan penanganan Simpang Titipapan serta penguatan sarana normalisasi sungai disebut akan menjadi perhatian dan dipertimbangkan dalam agenda prioritas pembangunan ke depan, sesuai mekanisme perencanaan dan penganggaran nasional.
Penulis : LBS86/ REL
Editor : REDAKSI




















