Lembaga Peduli Suara Rakyat Desak Percepatan Proses Laporan Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dalam Aktivitas PETI di Kecamatan Batang Natal

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, LIBAS86.COM – Lembaga Peduli Suara Rakyat menyampaikan bahwa laporan terkait dugaan keterlibatan oknum TNI dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, telah resmi diterima oleh pihak Kodam I/Bukit Barisan (Kodam I/BB).

Namun demikian, kami mendesak agar laporan tersebut segera diproses secara cepat, serius, dan transparan mengingat dampak yang ditimbulkan dari aktivitas PETI semakin meluas dan meresahkan masyarakat.

Baca Juga :  LBH Medan Tegaskan Pencabutan Izin 28 Perusahaan Harus Diikuti Pemulihan Lingkungan, Bukan Sekadar Alih Kelola

Berdasarkan perkembangan di lapangan, aktivitas PETI masih berlangsung dan terus menyebabkan kerusakan lingkungan, termasuk pencemaran aliran sungai serta degradasi hutan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehubungan dengan hal tersebut, Lembaga Peduli Suara Rakyat menyampaikan penegasan sebagai berikut:

Baca Juga :  Bahas Acara Pelantikan, Kajari Terima Audensi FORWAKA Asahan.

Mendesak Kodam I/BB untuk segera menindaklanjuti laporan yang telah masuk tanpa penundaan.

Meminta dilakukannya investigasi menyeluruh, objektif, dan transparan terhadap dugaan keterlibatan oknum TNI.

Menuntut tindakan tegas sesuai hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat.

Mendorong penghentian segera aktivitas PETI di Kecamatan Batang Natal.

Baca Juga :  IPTU Nadya Ayu Nurlia Cetak Sejarah, Jadi Kapolsek Perempuan Pertama di Mandailing Natal

Meminta keterbukaan informasi kepada publik terkait perkembangan penanganan laporan tersebut.

Kami menilai bahwa percepatan penanganan laporan ini sangat penting guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Lembaga Peduli Suara Rakyat akan terus mengawal proses ini hingga adanya kejelasan dan tindakan nyata dari pihak berwenang.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sikap Ksatria Kajati Sumut Minta Maaf di DPR RI Tuai Apresiasi, Riza Usty Siregar: Ini Contoh Pemimpin Berintegritas
Operasi Gabungan TNI AL dan Imigrasi Gagalkan Penyelundupan 6 PMI Ilegal dari Malaysia di Perairan Asahan
Halal Bihalal PKS Medan, Wali Kota Rico Waas Serukan Akhiri Polarisasi Politik dan Perkuat Sinergi Pembangunan
LBH Medan Bongkar Dugaan Pelanggaran HAM di Kasus Amsal Sitepu, Desak Jaksa Agung Copot Kajari Karo
Rico Waas Genjot Penataan Trotoar Medan: Konsep Humanis, Estetis, dan Tahan Lama Jadi Standar Baru
Entry Meeting LKPD 2025 Dimulai, Pemko Tanjungbalai Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan di Hadapan BPK RI
Wali Kota Medan Rico Waas Tegaskan Transparansi Keuangan Pemda, BPK Gunakan Big Data Audit LKPD 2025
Turnamen Badminton PB Mitra Sporty Medan Resmi Dibuka, Dispora dan Camat Marelan Dorong Sportivitas & Generasi Sehat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 12:57 WIB

Lembaga Peduli Suara Rakyat Desak Percepatan Proses Laporan Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dalam Aktivitas PETI di Kecamatan Batang Natal

Minggu, 5 April 2026 - 11:35 WIB

Sikap Ksatria Kajati Sumut Minta Maaf di DPR RI Tuai Apresiasi, Riza Usty Siregar: Ini Contoh Pemimpin Berintegritas

Sabtu, 4 April 2026 - 17:01 WIB

Operasi Gabungan TNI AL dan Imigrasi Gagalkan Penyelundupan 6 PMI Ilegal dari Malaysia di Perairan Asahan

Sabtu, 4 April 2026 - 16:37 WIB

Halal Bihalal PKS Medan, Wali Kota Rico Waas Serukan Akhiri Polarisasi Politik dan Perkuat Sinergi Pembangunan

Sabtu, 4 April 2026 - 15:17 WIB

LBH Medan Bongkar Dugaan Pelanggaran HAM di Kasus Amsal Sitepu, Desak Jaksa Agung Copot Kajari Karo

Berita Terbaru