Mandailing Natal, LIBAS86.COM – Lembaga Peduli Suara Rakyat menyampaikan bahwa laporan terkait dugaan keterlibatan oknum TNI dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, telah resmi diterima oleh pihak Kodam I/Bukit Barisan (Kodam I/BB).
Namun demikian, kami mendesak agar laporan tersebut segera diproses secara cepat, serius, dan transparan mengingat dampak yang ditimbulkan dari aktivitas PETI semakin meluas dan meresahkan masyarakat.
Berdasarkan perkembangan di lapangan, aktivitas PETI masih berlangsung dan terus menyebabkan kerusakan lingkungan, termasuk pencemaran aliran sungai serta degradasi hutan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sehubungan dengan hal tersebut, Lembaga Peduli Suara Rakyat menyampaikan penegasan sebagai berikut:
Mendesak Kodam I/BB untuk segera menindaklanjuti laporan yang telah masuk tanpa penundaan.
Meminta dilakukannya investigasi menyeluruh, objektif, dan transparan terhadap dugaan keterlibatan oknum TNI.
Menuntut tindakan tegas sesuai hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat.
Mendorong penghentian segera aktivitas PETI di Kecamatan Batang Natal.
Meminta keterbukaan informasi kepada publik terkait perkembangan penanganan laporan tersebut.
Kami menilai bahwa percepatan penanganan laporan ini sangat penting guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
Lembaga Peduli Suara Rakyat akan terus mengawal proses ini hingga adanya kejelasan dan tindakan nyata dari pihak berwenang.
Penulis : LBS86/ SP
Editor : REDAKSI
















