Mandailing Natal, LIBAS86.COM – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera menyebabkan antrean panjang di SPBU 14.229.367 Aek Galoga, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), pada Selasa (2/12/2025).
Antrean kendaraan bahkan mengular hingga memenuhi kedua bahu jalan sehingga menimbulkan kemacetan parah di jalur utama sekitar SPBU.
Pengendara dari berbagai wilayah terlihat memadati SPBU sejak pagi, Mereka rela menunggu berjam-jam di bawah teriknya matahari demi mendapatkan BBM yang sejak beberapa hari terakhir sulit diperoleh. Kondisi ini ikut mengganggu aktivitas harian warga yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan bakar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sudah berjam-jam kami menunggu, tapi antrean tidak juga maju. Jika BBM sulit seperti ini, kerja kami terganggu,” keluh seorang pengemudi becak motor yang ikut mengantre.
Di lapangan, aparat gabungan terlihat turun langsung untuk melakukan pengaturan lalu lintas. Petugas Satlantas Polres Madina bersama Kasi Intel Kejaksaan Negeri Mandailing Natal tampak ikut turun untuk memantau kondisi sekaligus membantu mengurai kemacetan yang semakin padat akibat antrean kendaraan yang menumpuk.
Kelangkaan BBM tersebut diduga dipicu terbatasnya pasokan setelah jaringan distribusi terganggu akibat bencana banjir dan longsor di beberapa titik di Sumatera. Sementara itu, permintaan dari masyarakat terus meningkat, terutama dari pengendara yang mengandalkan kendaraan sebagai sumber mata pencaharian.
Hingga berita ini diturunkan, antrean kendaraan masih terlihat padat dan belum menunjukkan tanda-tanda berkurang. Aparat gabungan juga tetap berjaga di sekitar SPBU untuk mengantisipasi potensi kericuhan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Penulis : LBS86/ SP
Editor : REDAKSI





















