Jumat Berkah di Pinggiran Negeri: Saat Perusahaan Hadir, Negara Masih Jauh dari Pesantren.

- Penulis

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG, LIBAS86.COM – Di balik sebutan “lembaga pendidikan keagamaan”, banyak pesantren di wilayah pinggiran masih bertahan dalam kondisi serba terbatas. Minim sentuhan program berkelanjutan, tak jarang mereka justru lebih sering mengandalkan uluran tangan pihak swasta ketimbang kehadiran negara.

Realitas itu tergambar di Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Baitul Qur’an, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang. Pada Jumat (9/1/2026), pondok pesantren tersebut menerima bantuan melalui program Jumat Berkah dari PT Macan Sejahtera Cahaya.

Bantuan yang disalurkan berupa Al-Qur’an, beras, mi instan, dan telur—kebutuhan dasar yang kerap luput dari perhatian dalam narasi besar pembangunan pendidikan. Namun justru dari kebutuhan sederhana inilah roda kehidupan santri terus berputar.

Yang patut dicatat, penyerahan bantuan tidak dilakukan secara simbolik atau sekadar dokumentasi. Direktur Utama PT Macan Sejahtera Cahaya, Dwi Purwanti, SE, bersama Direktur Operasional Kasim, SH, MH, hadir langsung di lokasi. Sebuah langkah yang kontras dengan praktik tanggung jawab sosial yang sering berhenti di laporan administratif.

Direktur Operasional PT Macan Sejahtera Cahaya, Kasim, menyebut kegiatan tersebut sebagai agenda rutin perusahaan.

Baca Juga :  Perjalanan Transformasi BBPPMPV-BBL Medan: Dari P3GT Menuju Pilar Mutu Pendidikan Vokasi Nasional.

“Ini bagian dari komitmen kami melalui program Jumat Berkah. Kami memilih hadir langsung, karena kami ingin melihat dan memahami kondisi masyarakat, khususnya lembaga pendidikan keagamaan,” ujar Kasim kepada libas86.com.

Ia menambahkan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu operasional pondok pesantren dan meringankan beban para pengelolanya.

Namun di sisi lain, kehadiran perusahaan swasta di ruang-ruang yang seharusnya mendapat perhatian serius pemerintah memunculkan pertanyaan mendasar: di mana peran negara saat pesantren di pelosok masih bergantung pada bantuan beras dan telur?

Baca Juga :  PKK Madina dan BNNK Teken MoU P4GN sebagai Langkah Strategis Memperkuat Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Tingkat Keluarga

Pihak Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Baitul Qur’an menyambut bantuan tersebut dengan rasa syukur dan mengapresiasi kepedulian PT Macan Sejahtera Cahaya. Bagi mereka, bantuan itu bukan soal nilai, melainkan keberlanjutan hidup dan pendidikan santri.

Program Jumat Berkah yang dijalankan PT Macan Sejahtera Cahaya pada akhirnya bukan hanya cerita tentang kepedulian korporasi, tetapi juga cermin bagi para pemangku kebijakan. Bahwa di balik jargon pembangunan dan anggaran pendidikan, masih ada pesantren yang bertahan dengan kesederhanaan—menunggu siapa yang benar-benar hadir.

Penulis : LBS86/ REL/ RG

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sungkem di Pangkuan Doa: Saat Seorang Anak Kembali pada Cinta Paling Awal.
Perjalanan Transformasi BBPPMPV-BBL Medan: Dari P3GT Menuju Pilar Mutu Pendidikan Vokasi Nasional.
Sinergi Hukum Awal 2026, Pemkab Madina–Kejari Teken MoU Bidang Datun
Polres Madina Gandeng Alim Ulama dan Ormas Islam Perangi Narkoba, Judi, dan Penyakit Masyarakat
Perkuat Kepatuhan Regulasi Desa, PMD Madina Sosialisasikan Perda Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa serta BPD
Pengukuhan Bunda Paud, Bunda Literasi dan Pokja Bunda Paud Se Kota Tanjungbalai 
PKK Madina dan BNNK Teken MoU P4GN sebagai Langkah Strategis Memperkuat Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Tingkat Keluarga
Dua Siswa MAN 1 Palas Raih Juara di Ajang Kompetisi Alef Education Tingkat Nasional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:23 WIB

Jumat Berkah di Pinggiran Negeri: Saat Perusahaan Hadir, Negara Masih Jauh dari Pesantren.

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:50 WIB

Sungkem di Pangkuan Doa: Saat Seorang Anak Kembali pada Cinta Paling Awal.

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:11 WIB

Perjalanan Transformasi BBPPMPV-BBL Medan: Dari P3GT Menuju Pilar Mutu Pendidikan Vokasi Nasional.

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:31 WIB

Sinergi Hukum Awal 2026, Pemkab Madina–Kejari Teken MoU Bidang Datun

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:29 WIB

Polres Madina Gandeng Alim Ulama dan Ormas Islam Perangi Narkoba, Judi, dan Penyakit Masyarakat

Berita Terbaru