Warenhuis Menunggu Arah, Publik Menunggu Jawaban: Kadis Pariwisata Medan Masih “Rapat”.

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Gedung Warenhuis telah selesai direvitalisasi. Anggaran telah digelontorkan. Harapan publik pun tumbuh. Namun satu hal masih tertahan: kejelasan arah kebijakan.

Saat Tim Media libas86.com mengajukan permohonan wawancara kepada Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan M. Odi Anggia Batubara, untuk meminta penjelasan mengenai masa depan Gedung Warenhuis dan politik ruang budaya kota, respons yang diterima hanya satu kalimat singkat.

“Sebentar ya. Masih rapat.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jawaban tersebut diterima melalui pesan singkat WhatsApp, tanpa penjelasan lanjutan hingga berita ini diturunkan. Meski dapat dipahami sebagai bagian dari rutinitas birokrasi, respons ini sekaligus memperlihatkan bahwa pertanyaan strategis publik tentang ruang budaya kota belum menjadi prioritas komunikasi kebijakan.

Baca Juga :  Medan Utara “Mosi Tidak Percaya” Pemko Medan: Gagal Bangun, Rakyat Minta Dicabut dan Dijadikan DOB

Tiga pertanyaan yang diajukan bukan perkara sepele. Isinya menyangkut apakah Gedung Warenhuis akan terus diposisikan sebagai lokasi event seremonial, atau ditata sebagai pusat aktivitas budaya dan ekonomi kreatif yang hidup. Juga soal ada tidaknya peta jalan pemanfaatan bangunan cagar budaya, serta dampak riil pariwisata terhadap ekonomi warga sekitar, Selasa (13/1/2025)

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap telah menyampaikan pandangannya secara terbuka: Gedung Warenhuis seharusnya kembali pada niat awal sebagai ruang seni dan kreativitas. Pernyataan ini menempatkan harapan besar pada Dinas Pariwisata sebagai OPD teknis yang berperan langsung dalam pengisian dan pengelolaan ruang tersebut.

Baca Juga :  Walikota Tanjungbalai Menyerahkan SK PPPK Paroh Waktu Kepada 2.126 Orang.

Namun tanpa penjelasan resmi, publik hanya bisa berspekulasi: apakah visi itu sudah diterjemahkan ke dalam kebijakan konkret, atau masih tertahan di meja rapat?

Pengalaman banyak kota menunjukkan, bangunan bersejarah kerap berakhir sebagai gedung sewa mahal—aktif saat acara, sunyi setelahnya. Tanpa roadmap dan mekanisme keterlibatan publik, revitalisasi fisik berisiko menjadi proyek indah tanpa roh.

Baca Juga :  Di Tengah Lumpur Aceh Tamiang, Uluran Tangan Pemko Medan Datang Membawa Harapan.

Media libas86.com menilai, diamnya jawaban bukan sekadar jeda administratif. Ia adalah bagian dari persoalan tata kelola dan transparansi. Dalam konteks ruang budaya, ketiadaan penjelasan adalah sinyal yang patut dikritisi.

Media ini tetap membuka ruang konfirmasi dan menunggu jawaban resmi dari Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan. Sebab Gedung Warenhuis bukan milik birokrasi semata, ia adalah milik publik, dan publik berhak tahu ke mana arah kebudayaan kota ini dibawa.

Penulis : LBS86/ TIM

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gibson Panjaitan: Dari Pembenahan Data hingga Tekad Menyudahi Banjir Medan.
Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri
Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai-sungai Besar di Medan.
Belajar dari Banjir Besar 2025, Rico Waas Perintahkan Penguatan Total Kesiapsiagaan Bencana.
Dari Tanah Kelahiran Bengkulu hingga Mengabdi di Madina, Jejak Karier AKBP Bagus Priandy
PKC PMII Sumut Kecam Tambang Ilegal di Madina, Kapolres Baru Diminta Bertindak Tegas Tanpa Tebang Pilih
Pemkab Madina Gelar Malam Pisah Sambut Kapolres Mandailing Natal Penuh Keakraban
Percepat Operasional UMKM Square USU, Pemko Medan Segera Matangkan Pola Pengelolaan.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:08 WIB

Gibson Panjaitan: Dari Pembenahan Data hingga Tekad Menyudahi Banjir Medan.

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:01 WIB

Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:22 WIB

Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai-sungai Besar di Medan.

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Belajar dari Banjir Besar 2025, Rico Waas Perintahkan Penguatan Total Kesiapsiagaan Bencana.

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:43 WIB

Warenhuis Menunggu Arah, Publik Menunggu Jawaban: Kadis Pariwisata Medan Masih “Rapat”.

Berita Terbaru