Aktivis Madina Syaparuddin Pohan: Bencana yang Melanda Sumatera Utara Sudah Layak Ditetapkan sebagai Bencana Nasional.

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM – Aktivis Mandailing Natal, Syaparuddin Pohan, menyampaikan pandangan kritis terkait rangkaian bencana alam yang terus melanda wilayah Sumatera Utara dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, intensitas dan dampak kerusakan yang ditimbulkan sudah mencapai tingkat keparahan yang sepantasnya mendapatkan perhatian maksimal dari pemerintah pusat melalui penetapan status bencana nasional. Sabtu (29/11/2025)

Syaparuddin menjelaskan bahwa sejumlah kabupaten dan kota di Sumut—mulai dari Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, hingga beberapa daerah di kawasan pantai barat—mengalami banjir, tanah longsor, serta cuaca ekstrem yang terjadi hampir tanpa jeda. Kondisi tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur, terputusnya akses transportasi, jatuhnya korban jiwa, serta ribuan warga harus mengungsi.

Baca Juga :  Diskominfo Medan Raih Peringkat II IGA 2025 Lewat Inovasi Komin TV, Perkuat Transparansi Informasi Publik

“Melihat skala dan dampak bencana yang begitu luas, penanganannya sudah tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan pemerintah daerah. Negara harus hadir secara penuh melalui penetapan status bencana nasional agar penanggulangan dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Syaparuddin dalam keterangan resminya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa peningkatan status tersebut akan memungkinkan mobilisasi sumber daya yang lebih besar, baik dari sisi logistik, tenaga medis, personel Basarnas dan TNI/Polri, maupun dukungan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi. Selain itu, penetapan status nasional juga mempercepat proses pemulihan pascabencana yang saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak.

Baca Juga :  FORWAKA Sumut Meneguhkan Peran Sosial, dari Pelantikan hingga Aksi Kemanusiaan.

“Banyak wilayah yang hingga saat ini masih terisolasi karena akses jalan terputus, jembatan hanyut, serta minimnya suplai pangan dan obat-obatan. Tanpa intervensi pemerintah pusat, risiko korban bertambah sangat tinggi,” tegasnya.

Syaparuddin mengingatkan bahwa bencana beruntun yang terjadi merupakan sinyal kuat perlunya evaluasi menyeluruh terhadap mitigasi bencana di daerah-daerah rawan. Ia mendorong pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta seluruh unsur terkait untuk memperkuat koordinasi guna memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Pemko Medan Kenalkan Dunia Maritim, Siswa SRMP 2 Naik KRI Bima Suci di Belawan

“Penetapan status bencana nasional bukan hanya soal administrasi, tetapi langkah strategis untuk menjamin bahwa seluruh kebutuhan mendesak masyarakat terpenuhi dengan cepat. Ini tentang menyelamatkan nyawa dan masa depan daerah terdampak,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Syaparuddin juga mengajak masyarakat, relawan, dan organisasi kemanusiaan untuk terus memperkuat solidaritas dan membantu sesama di tengah situasi yang sangat memprihatinkan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa
Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut
DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali
Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian
H. Sugiat Santoso Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Dai & Tahfiz Nur Asyqi di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani
Wali Kota Tanjungbalai Percepat Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN Sumut Susun NPGT
PMII Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI, Minta Pangdam I/Bukit Barisan Cek Langsung ke Lokasi
Kepala dan Sekretaris Disdikbud Medan Bungkam, Dugaan Revitalisasi Sekolah Rp47,4 Miliar Kian Disorot, LSM Siapkan Laporan ke APH
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:41 WIB

Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:11 WIB

Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:52 WIB

DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali

Senin, 27 Juli 2026 - 20:55 WIB

Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian

Senin, 27 Juli 2026 - 17:12 WIB

H. Sugiat Santoso Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Dai & Tahfiz Nur Asyqi di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani

Berita Terbaru