Dari Tanah Kelahiran Bengkulu hingga Mengabdi di Madina, Jejak Karier AKBP Bagus Priandy

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM – Perjalanan karier AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si., dari tanah kelahirannya di Bengkulu hingga dipercaya menjabat sebagai Kapolres Mandailing Natal merupakan rangkaian panjang pengabdian di tubuh Kepolisian Republik Indonesia.

Perwira menengah Polri kelahiran Bengkulu, 4 April 1986 ini menempuh pendidikan formal di kampung halamannya. Ia mengawali pendidikan dari SDN 20 Bengkulu, kemudian melanjutkan ke SMPN 2 Bengkulu dan SMAN 2 Kota Bengkulu. Setelah itu, ia menempuh pendidikan tinggi dan berhasil meraih gelar Magister dari Universitas Indonesia.

Dalam pendidikan kepolisian, AKBP Bagus Priandy merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2007. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2016 serta mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri pada tahun 2023.

Kariernya di institusi Polri diwarnai berbagai penugasan di sejumlah daerah. Usai lulus Akpol, ia mengawali pengabdian di Polda Kalimantan Selatan selama periode 2007–2016. Selanjutnya, ia bertugas di Polda Sulawesi Tengah pada 2016–2017. Pada tahun 2019, AKBP Bagus Priandy dipercaya sebagai penyidik muda Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari unsur Bareskrim Polri.

Pada 2023, ia mengikuti pendidikan Sespimmen di Lemdiklat Polri dan kembali mengemban tugas sebagai perwira menengah di Bareskrim Polri. Dalam kurun waktu 2023–2025, ia juga mendapat amanah sebagai Pamen pada Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.

Baca Juga :  Bertemu Warga Medan, Rico Waas: Masalah Banjir, Keamanan, Hingga Investasi Menjadi Sorotan Utama.

Seiring perjalanan karier tersebut, kenaikan pangkat pun diraih secara bertahap. Ia menyandang pangkat IPDA pada 17 Desember 2007, IPTU pada 1 Januari 2011, AKP pada 1 Januari 2014, KOMPOL pada 1 Januari 2021, hingga akhirnya menyandang pangkat AKBP pada 1 Januari 2025. Puncak kepercayaan itu diwujudkan melalui penugasan sebagai Kapolres Mandailing Natal pada tahun 2026.

Atas pengabdian dan dedikasinya, AKBP Bagus Priandy menerima sejumlah tanda kehormatan, di antaranya Satyalancana Pengabdian 8 Tahun, Satyalancana Pengabdian 16 Tahun, Satyalancana Operasi Kepolisian, serta Satyalancana Ksatria Bhayangkara.

Baca Juga :  LBH Medan: Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru Ancam Demokrasi, Desak Pemerintah Terbitkan Perpu.

Di sisi lain, peran keluarga juga menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya. Sang istri, Ny. Zulia Bagus, S.H., saat ini menjabat sebagai Ketua Bhayangkari Cabang Mandailing Natal dan aktif mendampingi berbagai kegiatan organisasi Polri di daerah.

Dengan rekam jejak pendidikan dan penugasan yang luas, AKBP Bagus Priandy diharapkan mampu membawa semangat perubahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gibson Panjaitan: Dari Pembenahan Data hingga Tekad Menyudahi Banjir Medan.
Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri
Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai-sungai Besar di Medan.
Belajar dari Banjir Besar 2025, Rico Waas Perintahkan Penguatan Total Kesiapsiagaan Bencana.
Warenhuis Menunggu Arah, Publik Menunggu Jawaban: Kadis Pariwisata Medan Masih “Rapat”.
PKC PMII Sumut Kecam Tambang Ilegal di Madina, Kapolres Baru Diminta Bertindak Tegas Tanpa Tebang Pilih
Pemkab Madina Gelar Malam Pisah Sambut Kapolres Mandailing Natal Penuh Keakraban
Percepat Operasional UMKM Square USU, Pemko Medan Segera Matangkan Pola Pengelolaan.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:08 WIB

Gibson Panjaitan: Dari Pembenahan Data hingga Tekad Menyudahi Banjir Medan.

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:01 WIB

Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:22 WIB

Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai-sungai Besar di Medan.

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Belajar dari Banjir Besar 2025, Rico Waas Perintahkan Penguatan Total Kesiapsiagaan Bencana.

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:43 WIB

Warenhuis Menunggu Arah, Publik Menunggu Jawaban: Kadis Pariwisata Medan Masih “Rapat”.

Berita Terbaru