HUT Ke-43 Pidsus Kejaksaan RI, Kajati Sumut Tegaskan Komitmen Pemberantasan Korupsi Berbasis Profesionalisme dan Integritas.

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum, bersama Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Abdullah Noer Denny, S.H., M.H, didampingi para Pejabat Utama (PJU), para Koordinator, Kepala Seksi, Jaksa Penyidik, Jaksa Fungsional, serta seluruh jajaran Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumut, mengikuti Peringatan Hari Ulang Tahun ke-43 Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2026 secara daring (zoom meeting) dari Aula Cipta Kerta Lantai III Kejati Sumatera Utara.

Peringatan HUT Bidang Pidana Khusus tersebut dipusatkan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, sebagai simbol sentral penegakan hukum tindak pidana khusus yang berorientasi pada kepastian hukum, integritas kelembagaan, dan perlindungan kepentingan publik.

Baca Juga :  Safari Natal di HKBP Taman Deli Martubung, Pemko Tekankan Kerukunan dan Penguatan Modal Sosial

Dalam momentum peringatan tersebut, ditegaskan bahwa di tengah dinamika tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks, aparatur penegak hukum tidak hanya dituntut memiliki kecakapan teknis dan kapasitas profesional, namun juga integritas moral, keberanian dalam mengambil sikap, serta konsistensi keberpihakan kepada kepentingan bangsa dan masyarakat. Pada titik inilah, kehadiran negara harus diwujudkan secara nyata melalui praktik penegakan hukum yang berkeadilan, objektif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tradisi kerja Bidang Pidana Khusus Gedung Bundar yang menjunjung tinggi nilai profesionalisme, militansi, serta ketegasan sikap, terus bergerak dalam fase transformasi kelembagaan yang semakin progresif. Modernisasi infrastruktur, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan sistem pengamanan menjadi bagian integral dari upaya menghadirkan penanganan perkara yang transparan, akuntabel, dan berdaya guna, dengan menjadikan kepastian hukum, pemulihan hak masyarakat, serta keadilan sosial sebagai prioritas utama.

Baca Juga :  Terowongan ke Istana Maimun yang Tak Pernah Ditemukan: Antara Mitos, Ingatan Kolektif, dan Pesona Gedung Warenhuis Medan

Sejalan dengan hal tersebut, usai mengikuti rangkaian kegiatan peringatan, Kajati Sumatera Utara Dr. Harli Siregar menegaskan bahwa Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Republik Indonesia saat ini dituntut untuk bekerja secara profesional, responsif, dan optimal, dalam menjalankan mandat konstitusional sebagai garda terdepan penegakan hukum, khususnya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.

Baca Juga :  " Mari Kita Kembali Kampanyekan Pengurangan Penggunaan Plastik Untuk Merawat Bumi", Pesan Rico Waas Saat Peringatan Hari Lingkungan Hidup.

Menurutnya, keberhasilan penegakan hukum tidak hanya diukur dari aspek represif, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam pemulihan dan penyelamatan kerugian keuangan negara, serta penguatan kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan sebagai penegak hukum yang berintegritas dan berorientasi pada kepentingan nasional.

“Bidang Pidana Khusus Kejaksaan RI merupakan tumpuan harapan bangsa dalam memastikan penegakan hukum yang tegas, adil, dan berkeadilan sosial, demi kepentingan negara dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Kajati Sumut.

Penulis : LBS86/ RG

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Wali Kota Bersama Forkopimda Tanjungbalai Kompak Beri Kejutan di Hari Ulang Tahun Ke-43 Dan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko
Gibson Panjaitan: Dari Pembenahan Data hingga Tekad Menyudahi Banjir Medan.
Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri
Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai-sungai Besar di Medan.
Belajar dari Banjir Besar 2025, Rico Waas Perintahkan Penguatan Total Kesiapsiagaan Bencana.
Warenhuis Menunggu Arah, Publik Menunggu Jawaban: Kadis Pariwisata Medan Masih “Rapat”.
Dari Tanah Kelahiran Bengkulu hingga Mengabdi di Madina, Jejak Karier AKBP Bagus Priandy
PKC PMII Sumut Kecam Tambang Ilegal di Madina, Kapolres Baru Diminta Bertindak Tegas Tanpa Tebang Pilih
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:03 WIB

Wali Kota Bersama Forkopimda Tanjungbalai Kompak Beri Kejutan di Hari Ulang Tahun Ke-43 Dan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:08 WIB

Gibson Panjaitan: Dari Pembenahan Data hingga Tekad Menyudahi Banjir Medan.

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:01 WIB

Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:22 WIB

Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai-sungai Besar di Medan.

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Belajar dari Banjir Besar 2025, Rico Waas Perintahkan Penguatan Total Kesiapsiagaan Bencana.

Berita Terbaru